Tujuh Siswa Sekolah Polri yang Positif Covid-19 Kondisinya Stabil

Kompas.com - 01/04/2020, 15:38 WIB
Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019). -Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Pol Musyafak di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (2/7/2019).
Penulis Devina Halim
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh siswa di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan Polri ( Lemdikpol) Sukabumi yang positif terjangkit virus corona ( Covid-19) dalam kondisi stabil.

Kini, ketujuhnya diisolasi di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur.

“Sekarang ini (ketujuh siswa dalam) kondisi stabil, baik, di Rumah Sakit Polri,” kata Kepala Pusat Kedokteran Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Brigjen (Pol) Musyafak ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (1/4/2020).

Baca juga: Tinjau RS Darurat Covid-19 di Pulau Galang, Jokowi Harap Tak Banyak Pasien

Setelah mengetahui adanya siswa yang positif Covid-19, Polri memutuskan untuk melakukan rapid test (uji cepat) terhadap 1.550 siswa.

Hasil rapid test menunjukkan, 300 orang dinyatakan positif. Namun, Musyafak menegaskan, hasil tersebut belum menjamin para siswa positif Covid-19.

“Dari rapid test ini, 300 siswa positif, tapi rapid test, bukan Covid-19. Ini yang harus diluruskan, karena rapid test hanya memeriksa antibody, antibody saja tidak spesifik Covid-19,” ucap dia. 

Maka dari itu, pihaknya menangani 300 siswa tersebut sebagai orang dalam pengawasan (ODP).

Para siswa dikarantina dalam dormitori di Setukpa selama 14 hari. Setiap siswa menempati sebuah ruangan tersendiri. Para siswa juga disuntik vitamin C demi meningkatkan daya tahan tubuh.

Namun, berdasarkan pemeriksaan sementara, Musyafak menuturkan, para siswa tersebut dalam kondisi sehat dan tidak menunjukkan gejala Covid-19.

“Kemarin foto rontgen, saya mau melihat apakah ada gangguan pada paru-parunya, ternyata normal semua,” ujar dia.

Baca juga: Hadapi Covid-19, Jokowi Minta Daerah Jangan Buat Acara Sendiri-sendiri

Setelah masa karantina selesai, para siswa tersebut baru akan mengikuti pemeriksaan swab virus corona.

Sementara itu, para siswa lain yang dinyatakan negatif dari hasil rapid test telah kembali ke Sekolah Polisi Negara (SPN) di polda masing-masing. Mereka juga menjalani karantina mandiri selama 14 hari.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPR: Sudah Saatnya Produk Hukum Zaman Kolonial Diganti

Ketua DPR: Sudah Saatnya Produk Hukum Zaman Kolonial Diganti

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Perbaiki Penanganan Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Perbaiki Penanganan Covid-19

Nasional
Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Laporkan Kinerja MK, KY dan MA

Di Sidang Tahunan MPR, Jokowi Laporkan Kinerja MK, KY dan MA

Nasional
Jokowi: Ekosistem Nasional yang Kondusif Harus Dibangun

Jokowi: Ekosistem Nasional yang Kondusif Harus Dibangun

Nasional
Ketua DPR: Rakyat Menuntut Pemerintah Bekerja Sigap dan Terpadu Tangani Covid-19

Ketua DPR: Rakyat Menuntut Pemerintah Bekerja Sigap dan Terpadu Tangani Covid-19

Nasional
Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Merasa Paling Agamis dan Pancasilais

Nasional
Sejumlah PTN Tarik Biaya Sebelum Pengumuman SBMPTN, Ombudsman Minta Nadiem Beri Sanksi

Sejumlah PTN Tarik Biaya Sebelum Pengumuman SBMPTN, Ombudsman Minta Nadiem Beri Sanksi

Nasional
Jokowi: Kita Harus Beli Produk Dalam Negeri

Jokowi: Kita Harus Beli Produk Dalam Negeri

Nasional
Lewat Pantun, Ketua MPR Sebut Pandemi adalah Ujian dan Ajak Rapatkan Barisan

Lewat Pantun, Ketua MPR Sebut Pandemi adalah Ujian dan Ajak Rapatkan Barisan

Nasional
Ketua MPR Minta Pemerintah Perbanyak Bansos dan Stimulus bagi Pelaku Usaha

Ketua MPR Minta Pemerintah Perbanyak Bansos dan Stimulus bagi Pelaku Usaha

Nasional
Jokowi: Kita Ingin Semua Harus Bekerja, Kita Ingin Semua Sejahtera

Jokowi: Kita Ingin Semua Harus Bekerja, Kita Ingin Semua Sejahtera

Nasional
Ketua MPR: Tak Sedikit Negara Utamakan Penanganan Kesehatan, Akhirnya Terjadi Resesi

Ketua MPR: Tak Sedikit Negara Utamakan Penanganan Kesehatan, Akhirnya Terjadi Resesi

Nasional
Jokowi: Pemerintah Tak Pernah Main-main dengan Upaya Pemberantasan Korupsi

Jokowi: Pemerintah Tak Pernah Main-main dengan Upaya Pemberantasan Korupsi

Nasional
Jokowi: Pilkada 2020 Harus Tetap Berjalan dengan Disiplin Protokol Kesehatan

Jokowi: Pilkada 2020 Harus Tetap Berjalan dengan Disiplin Protokol Kesehatan

Nasional
Presiden : Food Estate Dibangun untuk Perkuat Cadangan Pangan Nasional

Presiden : Food Estate Dibangun untuk Perkuat Cadangan Pangan Nasional

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X