Komisi III dan Menkumham Rapat Virtual Bahas Penanganan Covid-19 di Lapas

Kompas.com - 01/04/2020, 12:23 WIB
Ilustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009) KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi : Suasana gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (22/5/2009)

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi III DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia ( Menkumham) Yasonna Laoly dan kakanwil di seluruh Indonesia.

Rapat tersebut dipimpin  Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir membahas penanganan Covid-19 melalui telekonferensi.

"Peserta diberikan waktu bertanya maksimal lima menit dan pertanyaan langsung dijawab oleh Menkumham," kata Adies.

Baca juga: Cegah Covid-19, Komnas HAM Minta Pemerintah Cermati Kapasitas di Lapas dan Rutan

Adies menyoroti, sebagian besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Indonesia mengalami kelebihan kapasitas.

Padahal, kata dia, masyarakat harus mengikuti protokol Covid-19 seperti physical distancing atau pembatasan jarak fisik.

"Kami khawatir apabila virus ini sampai ke Lapas dan Rutan akan sulit penanganannya, melihat kondisi lapas kita, di luar saja sulit," ujarnya.

Baca juga: Ditjen PAS Tunda Penerimaan Tahanan Baru di Lapas/ Rutan karena Corona

Adies mengatakan, untuk mengantisipasi overcapacity di Lapas dan Rutan, maka RUU Pemasyarakatan harus segera dibahas dan disahkan.

"Menkumham pernah menyampaikan, bahwa jika ingin mengurangi over capacity maka RUU PAS harus segera disahkan, apabila disahkan tentu bisa meredam over capacity. Nah, dalam rangka covid-19, Kami ingin penjelasan, sejauh mana keinginan pemerintah untuk menyelesaikan RUU tersebut," ucapnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X