Menpan RB Ucap Belasungkawa bagi Tenaga Medis yang Gugur Tangani Covid-19

Kompas.com - 30/03/2020, 17:20 WIB
Menpan RB Tjahjo Kumolo membacakan Surat Edaran (SE) secara live streaming di akun Youtube resmi Kemenpan RB, Senin (16/3/2020). Dok. Youtube Kemenpan RBMenpan RB Tjahjo Kumolo membacakan Surat Edaran (SE) secara live streaming di akun Youtube resmi Kemenpan RB, Senin (16/3/2020).
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo menyampaikan belasungkawa atas gugurnya sejumlah tenaga medis dalam menangani wabah Covid-19.

Berdasarkan laporan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) setidaknya sudah ada sembilan dokter yang gugur akibat wabah ini. Jumlah ini belum termasuk perawat dan tenaga medis lainnya yang turut terpapar virus corona.

"Kami atas nama Kemenpan RB dan BKN (Badan Kepegawaian Negara) menyampaikan dukacita yang mendalam khususnya kepada para tenga medis, dokter, perawat yang gugur dalam tugas karena penyakit Covid-19 ini," kata Tjahjo saat memberikan keterangan di kantornya, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Jika Diputuskan Lockdown, Wakil Ketua DPRD DKI Ingatkan Pemprov DKI Penuhi APD Tenaga Medis

Beberapa dari tenaga medis tersebut, menurut dia, merupakan aparatur sipil negara (ASN).

Tjahjo pun meminta agar para ASN dapat mematuhi imbauan yang telah diberikan oleh Presiden Joko Widodo. Aturan itu mulai dari larangan untuk pulang ke kampung halaman hingga menerapkan social distancing dan physical distancing.

Meski saat ini, ia menambahkan, para ASN tengah menjalankan tugasnya di rumah atau working from home (WFH), bukan berarti mereka berhenti memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kita ikuti perkemabgan yang disampaikan rutin oleh Gugus Tugas, Kepala BNPB ini untuk terus melaksanakan tugas keseharian termasuk mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak mudik dan menjaga jarak yang aman," ujarnya.

Baca juga: Cerita Dokter Tirta, Influencer yang Terjun Langsung Lindungi Tenaga Medis dari Covid-19

Seperti diketahui, masa WFH ASN diperpanjang hingga 21 April 2020.

Tjahjo menegaskan, para ASN yang WFH tidak libur. Ia pun meminta kepada para sekretariat jenderal, sekretaris utama, sekretaris menteri, termasuk kepala daerah dan sekretaris daerah untuk memonitor kinerja seluruh ASN.

"Untuk daerah diserahkan kebijakannya kepada kepala daerah. Tidak otomatis semua daerah sama. Mencermati gelagat perkembangan Covid-19 di setiap daerah," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X