Sosiolog: Pencegahan Covid-19 Harus Jadi Prioritas agar Tak Ada Tsunami Pasien

Kompas.com - 30/03/2020, 15:48 WIB
Imam Prasodjo KOMPAS.com/INDRA AKUNTONOImam Prasodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Sosiolog Universitas Indonesia (UI) Imam Prasodjo menyebutkan, pencegahan Covid-19 menjadi prioritas yang harus dilakukan seluruh masyarakat.

Sebab jika tidak, kata dia, para tenaga kesehatan akan sangat kerepotan karena banyak korban yang berjatuhan akibat virus corona.

"Upaya-upaya pencegahan menjadi prioritas. Kalau kita gagal upaya pencegahan, maka kita akan dilanda tsunami pasien-pasien dan kemudian rumah sakit-rumah sakit akan penuh," ujar Imam dalam konferensi pers di Kantor BNPB, Senin (30/3/2020).

"Tenaga-tenaga medis akan kewalahan dan fasilitas rumah sakit tidak mungkin mampu menampung pasien berdatangan," lanjut dia.

Baca juga: Jokowi Nilai Perlu Physical Distancing Skala Besar Disertai Kebijakan Darurat Sipil

Apalagi, kata dia, saat ini sudah banyak korban yang berjatuhan akibat Covid-19 baik yang terlaporkan maupun tidak.

Banyaknya korban tersebut, kata dia, akan sangat merepotkan tenaga kesehatan yang terbatas.

Ditambah lagi, sudah banyak pula tenaga medis yang berjatuhan dan ikut menjadi korban.

"Upaya pencegahan harus menjadi prioritas. Saatnya tidak main-main, saatnya kita penuh kesadaran untu melakukan disiplin diri, disiplin sosial, saling mengingatkan antar sesama untuk menepati apa yang sudah dikemukakan. Tanggung jawab pribadi dan sosial," kata dia.

Baca juga: Pandangan Para Ahli soal Social Distancing dan Physical Distancing

Imam mengatakan, upaya pencegahan bukan hanya tugas pemerintah tetapi juga masyarakat untuk membantu para tenaga medis dan pekerja-pekerja lain seperti petugas kebersihan.

Intervensi dari berbagai pihak kepada mereka harus dilakukan agar mereka bertambah kuat dalam mengemban tugasnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenlu: Hampir 79.000 WNI Telah Kembali dari Malaysia

Kemenlu: Hampir 79.000 WNI Telah Kembali dari Malaysia

Nasional
Kamis Ini, Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dijadwalkan Jalani Sidang Perdana

Kamis Ini, Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan Dijadwalkan Jalani Sidang Perdana

Nasional
Gugus Tugas: Belum Ada Vaksin Covid-19, Status Bencana Nasional Masih Diperlukan

Gugus Tugas: Belum Ada Vaksin Covid-19, Status Bencana Nasional Masih Diperlukan

Nasional
Penerapan New Normal dan Anggapan Terlalu Prematur

Penerapan New Normal dan Anggapan Terlalu Prematur

Nasional
Menpan RB Sebut Sistem Kerja ASN Fleksibel Saat New Normal

Menpan RB Sebut Sistem Kerja ASN Fleksibel Saat New Normal

Nasional
Polisi Diminta Tuntaskan Seluruh Kasus Dugaan Perbudakan ABK Indonesia

Polisi Diminta Tuntaskan Seluruh Kasus Dugaan Perbudakan ABK Indonesia

Nasional
Pemerintah Sebut Jakarta Salah Satu Provinsi yang Siap Relaksasi PSBB

Pemerintah Sebut Jakarta Salah Satu Provinsi yang Siap Relaksasi PSBB

Nasional
UPDATE: 23.851 Kasus Covid-19, Sejumlah Provinsi Disebut Tak Lagi Alami Penambahan Signifikan

UPDATE: 23.851 Kasus Covid-19, Sejumlah Provinsi Disebut Tak Lagi Alami Penambahan Signifikan

Nasional
Marak Praktik Perbudakan ABK WNI, Pemerintah Didesak Ratifikasi ILO 188

Marak Praktik Perbudakan ABK WNI, Pemerintah Didesak Ratifikasi ILO 188

Nasional
Ketua DPR Minta Pemerintah Transparan soal Data Covid-19 Sebelum Terapkan 'New Normal'

Ketua DPR Minta Pemerintah Transparan soal Data Covid-19 Sebelum Terapkan "New Normal"

Nasional
49 WNI Positif Covid-19 di Malaysia Berasal dari Klaster Depo Tahanan Imigrasi dan Konstruksi

49 WNI Positif Covid-19 di Malaysia Berasal dari Klaster Depo Tahanan Imigrasi dan Konstruksi

Nasional
Ini Keinginan Iman Brotoseno Setelah Dilantik Jadi Dirut TVRI

Ini Keinginan Iman Brotoseno Setelah Dilantik Jadi Dirut TVRI

Nasional
Masyarakat Galang Petisi Penundaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Masyarakat Galang Petisi Penundaan Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19

Nasional
Dewas KPK Tindaklanjuti 183 Permintaan Pemberian Izin Terkait Penindakan

Dewas KPK Tindaklanjuti 183 Permintaan Pemberian Izin Terkait Penindakan

Nasional
Kepala Bappenas Sebut Syarat 'New Normal' Tak Hanya Turunnya Penularan Covid-19

Kepala Bappenas Sebut Syarat "New Normal" Tak Hanya Turunnya Penularan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X