Kementerian Hingga Pemda Diminta Mendata ASN Terpapar Corona

Kompas.com - 30/03/2020, 15:23 WIB
Sekretaris Menteri PANRB Dwi Wahyu Atmaji Dok. Kementerian PANRBSekretaris Menteri PANRB Dwi Wahyu Atmaji

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi meminta seluruh kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah mendata seluruh aparatur sipil negara yang diduga terpapar virus corona.

Menurut Sekretaris Kementerian PAN RB Dwi Wahyu Atmaji, pemerintah terus memantau kondisi kesehatan ASN yang bekerja di lingkungan pemerintahan.

"Ada berbagai macam status, ada ODP, PDP, maupun terkonfirmasi (positif)," kata Wahyu saat konferensi pers di Jakarta, Senin (30/3/2020).

Baca juga: Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Daerah, ASN Dilarang Mudik Saat Lebaran

"Nanti dilaporkan melalui penambahan keterangan di dalam sistem aplikasi kepegawaian baik di tingkat pusat maupun daerah," lanjut dia.

Sementara itu, menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Bima Haria Wibisana, pihaknya telah membuat surat edaran yang berisi permintaan untuk mendata ASN yang diduga telah terpapar Covid-19.

"Banyak sekali teman PNS di DKI yang sudah tertular, namun kami perlu data untuk seluruh Indonesia," ujar dia.

Oleh karena itu, ia meminta, Badan Kepegawaian Daerah membuat laporan perkembangan atas kondisi ASN di wilayah mereka masing-masing.

Baca juga: Waktu ASN Kerja dari Rumah Diperpanjang hingga 21 April

Baik itu mereka yang berstatus ODP, PDP maupun yang telah dinyatakan positif Covid-19. Demikian juga baik yang masih menjalani perawatan, sembuh atau meninggal dunia.

Selain mengetahui jumlah pasti, Bima menambahkan, laporan itu juga akan digunakan untuk mengetahui sebaran lokasi ASN yang diduga telah terpapar Covid-19.

Nantinya, dari data tersebut, pemerintah dapat memberikan santunan kepada mereka.

"Sehingga kami bisa memantau atau tindak lanjuti kalau ada PNS yang terpapar akibat Covid-19 ini," lanjut dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X