Pemerintah Butuh Relawan Tenaga Medis Tangani Covid-19, Ini Cara Daftarnya

Kompas.com - 26/03/2020, 18:51 WIB
Ilsutrasi - Tim medis RSUP Sanglah dalam simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINIlsutrasi - Tim medis RSUP Sanglah dalam simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah, Rabu (12/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 membuka pendaftaran bagi dokter, perawat, dan mahasiswa untuk menjadi bagian dari tim relawan.

Pendaftaran dapat diakses melalui situs deskrelawanpb.bnpb.go.id/ covid-19.

Di laman utama situs Desk Relawan Covid-19, anda dapat mengklik tautan "Daftar Relawan Covid-19" yang ditampilkan dalam sebuah kotak besar berwarna merah.

Baca juga: Pemerintah Butuh 1.500 Dokter dan 2.500 Perawat untuk Tangani Covid-19

Selanjutnya, Anda akan diarahkan menuju halaman formulir pendaftaran yang perlu diisi secara online.

Pada halaman pendaftaran, ada tiga syarat menjadi relawan yang dicantumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Ketiga syarat itu adalah bersedia melakukan secara sukarela dan bersedia menerima pelatihan untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Terakhir, bersedia bekerja dalam sistem shift sesuai dengan standar Gugus Tugas Covid-19.

Baca juga: Pangdam Jaya: Skenario Terburuk, Pasien Positif Corona di Jakarta Mencapai 8.000 Kasus

Koordinator Relawan Gugus Tugas Covid-19 Andre Rahardian mengatakan, pemerintah membutuhkan sekitar 1.500 dokter dan 2.500 perawat untuk menjadi garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19.

Selain itu, dibutuhkan petugas pranata laboratorium, administrasi rumah sakit, dan sopir ambulans.

"Saat ini, Indonesia membutuhkan sekitar 1.500 dokter, terutama dokter spesialis paru, anestesi, dan dokter umum. Pranata lab, sekitar 2.500 perawat, dan juga bagian dari administrasi rumah sakit hingga sopir ambulans," kata Andre saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: UPDATE: Tambah 103 Pasien, Total Ada 893 Kasus Covid-19 di Indonesia

Andre mengatakan, mahasiswa tingkat akhir yang belajar di bidang ilmu terkait juga dapat ikut serta sebagai relawan penanganan Covid-19.

Ia menyebutkan, para mahasiswa fokus bertugas dalam fungsi pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Teman-teman mahasiswa tingkat akhir di lapis kedua sebagai bagian dari pencegahan. Teman-teman mahasiswa akan membantu konsultasi medis atau psikologis, yang dilakukan melakukan platform online," jelasnya.

 


Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Era 'New Normal', Pemerintah Diminta Libatkan Ahli Epidemiologi Ketimbang TNI-Polri

Era "New Normal", Pemerintah Diminta Libatkan Ahli Epidemiologi Ketimbang TNI-Polri

Nasional
UPDATE 28 Mei: RSD Wisma Atlet Tangani 763 Pasien Positif Covid-19

UPDATE 28 Mei: RSD Wisma Atlet Tangani 763 Pasien Positif Covid-19

Nasional
Zulkifli Minta Kader PAN Perjuangkan Ambang Batas Parlemen Tetap 4 Persen

Zulkifli Minta Kader PAN Perjuangkan Ambang Batas Parlemen Tetap 4 Persen

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Begitu Ada 'Imported Case' Covid-19, Citra Pariwisata Akan Buruk

Jokowi: Hati-hati, Begitu Ada "Imported Case" Covid-19, Citra Pariwisata Akan Buruk

Nasional
Kemendagri dan KPK Sepakat, Penyaluran Bansos Harus Berbasis NIK

Kemendagri dan KPK Sepakat, Penyaluran Bansos Harus Berbasis NIK

Nasional
Pariwisata Dibuka Lagi Saat New Normal, Bali Jadi Pertimbangan Pemerintah

Pariwisata Dibuka Lagi Saat New Normal, Bali Jadi Pertimbangan Pemerintah

Nasional
Pelaksanaan Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Dikritik, Ini Respons Komisi II DPR

Pelaksanaan Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Dikritik, Ini Respons Komisi II DPR

Nasional
Soal Pemberian Vonis Rendah Kasus Korupsi, ICW: Harusnya Jadi Perhatian Ketua MA

Soal Pemberian Vonis Rendah Kasus Korupsi, ICW: Harusnya Jadi Perhatian Ketua MA

Nasional
Perludem: Pilkada 2020 Belum Punya Dasar Hukum Terkait Protokol Penanganan Covid-19

Perludem: Pilkada 2020 Belum Punya Dasar Hukum Terkait Protokol Penanganan Covid-19

Nasional
KPU Usul Penambahan Anggaran Pilkada, Salah Satunya untuk Tes Covid-19

KPU Usul Penambahan Anggaran Pilkada, Salah Satunya untuk Tes Covid-19

Nasional
Karena Sering Ditanya, Zulkifli Tegaskan bahwa PAN Mitra Kritis Pemerintah

Karena Sering Ditanya, Zulkifli Tegaskan bahwa PAN Mitra Kritis Pemerintah

Nasional
Data Sebaran 23 Pasien Meninggal akibat Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur

Data Sebaran 23 Pasien Meninggal akibat Covid-19, Terbanyak di Jawa Timur

Nasional
KPK Dinilai Menganggap Remeh Kasus Harun Masiku dan Wahyu Setiawan

KPK Dinilai Menganggap Remeh Kasus Harun Masiku dan Wahyu Setiawan

Nasional
Pemerintah Minta Pemilik Toko Atur Arus Pengunjung supaya Tak Ada Penumpukan

Pemerintah Minta Pemilik Toko Atur Arus Pengunjung supaya Tak Ada Penumpukan

Nasional
ICW: Sudah Diprediksi, Kasus yang Libatkan Harun Masiku Divonis Rendah

ICW: Sudah Diprediksi, Kasus yang Libatkan Harun Masiku Divonis Rendah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X