Wapres Minta Kabupaten/ Kota Proaktif Ambil Alat Rapid Test Corona

Kompas.com - 26/03/2020, 15:12 WIB
WApres Maruf Amin didampingi Kepala BNPB Doni Monardo saat mengunjungi Kantor BNPB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020). Dok. KIP/SetwapresWApres Maruf Amin didampingi Kepala BNPB Doni Monardo saat mengunjungi Kantor BNPB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta setiap kabupaten/kota proaktif untuk mengambil alat rapid test yang telah dikirim Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB) ke setiap provinsi.

"Saya berharap supaya kabupaten/ kota itu tidak hanya menunggu, tapi menjemput bola, proaktif, sebab kadang-kadang ada daerah yang agak jauh dari provinsi," kata Ma'ruf saat wawancara melalui video konferensi dengan wartawan, Kamis (26/3/2020).

Jemput bola perlu dilakukan, kata dia, agar distribusi alat rapid test untuk mengecek virus corona itu bisa lebih cepat sampai sasaran.

Baca juga: Meski Hasil Rapid Test Negatif Corona, Warga Diminta Tetap Isolasi Mandiri 14 Hari

Selain itu, bisa mempermudah provinsi untuk pendistribusian yang mereka lakukan.

Sementara itu, mekanisme pelaksanaan tes tersebut, menurut Ma'ruf, bisa dilakukan dengan berbagai cara.

"Ada yang door to door, ada juga disediakan di tempat dengan jumlah terbatas, yang penting jangan sampai ada kerumunan banyak (saat pelaksanaan rapid test)," kata Ma'ruf.

Asalkan, pengetesan ini tidak menimbulkan kerumuman massa. 

Menurut dia, pelaksanaan rapid test akan efektif apabila dilakukan di tempat-tempat tertentu dengan jumlah yang tidak melanggar physical distancing.

Baca juga: Pemprov DKI Tentukan 3 Kriteria Warga untuk Rapid Test Covid-19

Sebelumnya, pihak BNPB menyebutkan, tersedia 125.000 alat rapid test yang siap diedarkan ke seluruh daerah.

Alat tersebut merupakan bantuan dari China untuk membantu mengatasi sebaran Covid-19 di Tanah Air.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Mengenang Angkatan '45: Sayidiman Suryohadiprojo...

Nasional
Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Mahfud MD Kenang Saat Belajar Kemiliteran dari Almarhum Sayidiman Suryohadiprodjo

Nasional
Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Gubernur Lemhanas: Gagasan dan Pemikiran Sayidiman Suryohadiprojo Patut Dicontoh

Nasional
UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

UPDATE 16 Januari: Tambah 370, Kasus Covid-19 di Depok Kini 21.453

Nasional
Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Selamat Jalan Pak Sayidiman...

Nasional
BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

BNPB: Jalur Darat dari Majene ke Mamuju Kembali Pulih

Nasional
BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

BNPB Salurkan Dana Siap Pakai Rp 3,5 Miliar untuk Banjir Kalsel

Nasional
Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Mantan Gubernur Lemhanas Letjen TNI (Purn) Sayidiman Suryohadiprojo Meninggal Dunia

Nasional
Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Ketua IDI: Menkes Cepat soal Vaksinasi, tetapi Belum Maksimal Tekan Penularan Covid-19

Nasional
UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

UPDATE Banjir Kalsel: 5 Orang Meninggal, 27.111 Rumah Terendam, 112.709 Warga Mengungsi

Nasional
Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Kasus Covid-19 Catat Rekor 4 Hari Beruntun, Pemerintah Dinilai Tak Antisipasi Prediksi

Nasional
Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Gempa Majene, BNPB: Sulawesi Barat Tanggap Darurat Bencana

Nasional
UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

UPDATE Gempa Majene-Mamuju: 46 Meninggal, 826 Luka-luka

Nasional
Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Ibu Negara Iriana Jarang Tampak Dampingi Jokowi, Ini Penjelasan Istana

Nasional
UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

UPDATE: 13.224 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 33 Provinsi, DKI Terbanyak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X