Ibunda Meninggal, Jokowi Minta Menteri Tetap di Jakarta Tangani Corona

Kompas.com - 25/03/2020, 18:49 WIB
Presiden Joko Widodo saat tiba di RS Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah untuk melayat jenazah ibunda yang meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020). Presiden Joko Widodo saat tiba di RS Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah untuk melayat jenazah ibunda yang meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju diminta untuk tetap berada di Jakarta dan tak bertandang ke Solo untuk melayat atas meninggalnya Ibunda Presiden Joko Widodo.

Permintaan ini, kata Fadjroel, disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

"Kami dimintakan oleh Mensesneg untuk tetap berada di Jakarta dan menjalankan tugas yang selama ini harus kami kerjakan," kata Fadjroel saat memberikan keterangan kepada Kompas TV, Rabu (25/3/2020).

Baca juga: Jubir Presiden: Ibunda Jokowi Meninggal Pukul 16.45 WIB

Fadjroel mengatakan, Pratikno telah meminta jajaran kabinet untuk tetap fokus mengemban tugas masing-masing, terutama dalam menanggulangi wabah Covid-19 yang disebabkan virus corona.

Para menteri termasuk jubir, diminta untuk mengirim doa dari Jakarta.

"Pak Mensesneg Pratikno mengatakan bahwa agar doa dari kami semua dari Kabinet Indonesia Maju disampaikan saja dari Jakarta," ujar Fadjroel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan kami diminta agar tetap fokus ke tugas masing-masing terutama kami sekarang harus menghadapi masalah Covid-19 ini," tuturnya.

Baca juga: Soal Kondisi Terakhir Ibunda Jokowi Sebelum Wafat, Jubir: Tunggu Keterangan Presiden

Untuk diketahui, Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3/2020).

Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.