Soal Kondisi Terakhir Ibunda Jokowi Sebelum Wafat, Jubir: Tunggu Keterangan Presiden

Kompas.com - 25/03/2020, 18:43 WIB
Sudjiatmi, Ibunda Jokowi, saat menghadiri geladi bersih pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Minggu (19/10/2014). KOMPAS.COM/DANI PRABOWOSudjiatmi, Ibunda Jokowi, saat menghadiri geladi bersih pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Minggu (19/10/2014).

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman belum mau berkomentar tentang kondisi kesehatan terakhir Ibunda Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, sesaat sebelum meninggal dunia.

Fadjroel meminta seluruh pihak bersabar menantikan keterangan resmi dari keluarga Jokowi.

"Kami mengharapkan media untuk menunggu pengumuman secara resmi dari pihak keluarga," kata Fadjroel saat memberikan keterangan kepada Kompas TV, Rabu (25/3/2020).

"Jadi nanti baik Presiden Joko Widodo ataukah dari juru bicara keluarga yang akan menyampaikan berita duka cita tersebut," tuturnya.

Fadjroel mengatakan, sebagai juru bicara presiden, dirinya hanya dapat mengonfirmasi kabar duka tersebut.

Ia menyebutkan, kabar duka itu pertama kali disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno melalui pesan di grup WhatsApp.

"Kami sebagai juru bicara Presiden RI hanya bisa mendapatkan konfirmasi secara langsung dari Menteri Sekretaris Negara Pak Pratikno," kata dia.

Untuk diketahui, Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada pukul 16.45 WIB, Rabu (25/3/2020).

Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

Lakpesdam PBNU Nilai Soal-Soal TWK Pegawai KPK Ngawur dan Tidak Profesional

Nasional
Muhaimin Iskandar Singgung Pemerintah yang Larang Masyarakat Mudik tetapi Izinkan WNA Masuk

Muhaimin Iskandar Singgung Pemerintah yang Larang Masyarakat Mudik tetapi Izinkan WNA Masuk

Nasional
Indonesia Kecam Pengusiran Paksa Warga Palestina oleh Polisi Israel Saat Tarawih di Masjid Al Aqsa

Indonesia Kecam Pengusiran Paksa Warga Palestina oleh Polisi Israel Saat Tarawih di Masjid Al Aqsa

Nasional
Muhammadiyah Sayangkan Ada Pertanyaan 'Bersedia Lepas Jilbab' dalam Tes Wawasan Kebangsaan KPK

Muhammadiyah Sayangkan Ada Pertanyaan 'Bersedia Lepas Jilbab' dalam Tes Wawasan Kebangsaan KPK

Nasional
SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah Dibatalkan, Komnas HAM: Kami Hormati, tetapi...

SKB 3 Menteri soal Seragam Sekolah Dibatalkan, Komnas HAM: Kami Hormati, tetapi...

Nasional
Jadi Plt Ketum, Sunan Kalijaga Siap Bawa PKPI Berjaya dan Ikut Pemilu 2024

Jadi Plt Ketum, Sunan Kalijaga Siap Bawa PKPI Berjaya dan Ikut Pemilu 2024

Nasional
UPDATE: 4.538 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 8 Orang

UPDATE: 4.538 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri, Bertambah 8 Orang

Nasional
157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham

157 WNA China Masuk Indonesia, Begini Kata Kemenkumham

Nasional
Jadi Plt Ketum PKPI, Sunan Kalijaga: Saya Kaget Luar Biasa

Jadi Plt Ketum PKPI, Sunan Kalijaga: Saya Kaget Luar Biasa

Nasional
76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

76 Pekerja Migran Indonesia Berhasil Bebas Setelah Disekap Perusahaan di Kamboja

Nasional
Ketua DPR Tinjau Penerapan Larangan Mudik di 3 Provinsi

Ketua DPR Tinjau Penerapan Larangan Mudik di 3 Provinsi

Nasional
Kemen PPPA Usul Agar Perempuan Lebih Banyak Terima Bantuan Presiden Usaha Mikro

Kemen PPPA Usul Agar Perempuan Lebih Banyak Terima Bantuan Presiden Usaha Mikro

Nasional
Lakpesdam PBNU Nilai Tes Wawasan Kebangsaan Sengaja untuk Melemahkan KPK

Lakpesdam PBNU Nilai Tes Wawasan Kebangsaan Sengaja untuk Melemahkan KPK

Nasional
Lakpesdam PBNU Nilai Proses TWK Pegawai KPK Cacat, Minta Jokowi Batalkan

Lakpesdam PBNU Nilai Proses TWK Pegawai KPK Cacat, Minta Jokowi Batalkan

Nasional
Sunan Kalijaga Jadi Plt Ketua Umum, PKPI Akan Gelar Munaslub Usai Lebaran

Sunan Kalijaga Jadi Plt Ketua Umum, PKPI Akan Gelar Munaslub Usai Lebaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X