Kompas.com - 24/03/2020, 12:35 WIB
Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019). KOMPAS.com/Haryanti Puspa SariKetua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Edhie Baskoro Yudhoyono atau biasa dipanggil Ibas mengatakan, Fraksi Partai Demokrat menolak rapid test Covid-19 untuk seluruh anggota DPR.

Ibas mengatakan, Fraksi Partai Demokrat mengedepankan rasa kemanusiaan, di saat banyak tenaga medis yang gugur.

"Intinya negara harus perhatikan keadilan untuk semua warga termasuk akses mendapatkan kepastian, perlindungan dan distribusi alat-alat kesehatan,” kata Ibas dalam keterangan tertulis, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Alat Tes Covid-19 Anggota DPR dan Keluarga Hasil Sumbangan Sejumlah Dewan

Ibas juga mengatakan, anggota DPR seharusnya memiliki rasa empati serta kemanusiaan terhadap masyarakat yang terinfeksi virus corona.

“Dahulukan rakyat, karena mereka yang benar membutuhkan,” ujarnya.

Menurut Ibas, dalam kondisi seperti sekarang ini, setiap anggota DPR harus hadir dalam memerangi virus corona ini bersama rakyat. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia pun menyoroti, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia yang hingga Senin (23/3/2020) berjumlah 579 dan merenggut 49 nyawa rakyat Indonesia. 

"Terpenting selamatkan rakyat. Itu perjuangan Demokrat," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Sekretariat Jenderal DPR menjadwalkan tes Covid-19 yang disebabkan virus corona bagi para anggota dewan serta keluarganya mulai Kamis (25/3/2020) mendatang.

Sekjen DPR Indra Iskandar mengatakan, saat ini pembagian jadwal masih dalam penyusunan karena jumlah peserta yang ikut diperkirakan mencapai 2.000 orang.

Asumsi ini berdasarkan jumlah anggota dewan sebanyak 575 orang dengan masing-masing empat anggota keluarga.

Baca juga: Anggota DPR dan Keluarga Akan Tes Covid-19, Federasi Buruh Nilai Egois

"Dijadwalkan mulai dari Kamis sampai dengan selesai. Ini sedang menyusun jadwal, belum selesai karena jumlah anggotanya kan banyak. Keluarga mungkin 2.000 lebih," kata Indra saat dihubungi, Senin (23/3/2020).

Indra juga menjelaskan bahwa alat tes Covid-19 untuk para anggota dewan serta keluarganya merupakan hasil sumbangan beberapa anggota lain.

Menurut dia, sejumlah anggota DPR berinisiatif memesan langsung alat tes Covid-19 ke China.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X