Kompas.com - 23/03/2020, 16:58 WIB
WApres Maruf Amin didampingi Kepala BNPB Doni Monardo saat mengunjungi Kantor BNPB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020). Dok. KIP/SetwapresWApres Maruf Amin didampingi Kepala BNPB Doni Monardo saat mengunjungi Kantor BNPB di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta seluruh rakyat Indonesia bersatu memerangi virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19 mewabah di Indonesia.

Ia meminta agar tak ada lagi polemik di tengah masyarakat yang bisa menyebabkan keributan di tengah pandemi ini.

"Kita semua bersatu, tidak perlu lagi ada polemik, diskusi-diskusi, tapi bagaimana menjalankan langkah-langkah pengamanan, penanggulangan bersama-sama," kata Ma'ruf Amin saat konferensi pers di Kantor BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Baca juga: Soal Hasil Rapid Test Corona, Pemerintah: Lebih Banyak yang Negatif

Ia mengatakan, langkah yang bisa dijalankan bersama-sama adalah dengan menjaga jarak satu sama lain dan tidak berkumpul dengan membentuk kerumunan-kerumunan.

Kemudian masyarakat diimbau agar tidak berkeliaran keluar rumah atau berekreasi di tempat-tempat wisata saat diberlakukan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

"Menangkal melalui menjaga jarak dan tidak lagi berkerumun apalagi sampai berekreasi di tempat-tempat liburan dan bagi anak-anak, tidak sekolah bukan berarti libur dan boleh kemana-mana, tapi dia belajar di rumah," kata dia.

Baca juga: ODP dan PDP Virus Corona Paling Banyak di Jakarta Selatan

Sebelumnya, pemerintah telah memperpanjang status darurat bencana akibat Covid-19 hingga 29 Mei 2020.

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan BNPB Nomor 13A yang ditandatangani oleh Doni Monardo selaku Kepala BNPB.

Hingga Senin sore ini, diketahui total ada 579 kasus Covid-19 di Tanah Air.

Angka ini bertambah 65 kasus sejak pemerintah mengumumkan data pada Minggu (22/3/2020) sore, atau dalam 24 jam.

Selain itu, pasien meninggal saat ini telah berjumlah 49 orang dari sebelumnya 48 orang, dengan pasien yang sembuh mencapai 30 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Jokowi: Mobilitas Warga di Tempat Wisata Tinggi Sekali Selama Lebaran

Nasional
Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung 'Gas dan Rem'

Okupansi Hotel di 4 Provinsi Naik 43 hingga 80 Persen, Jokowi Singgung "Gas dan Rem"

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Vaksinasi Covid-19 Tahap 3 Akan Dimulai di 4 Kota Besar, Jakarta Jadi Pilot Project

Nasional
Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Jokowi Minta Pemda Tekan Keterisian RS Rujukan Covid-19 hingga di Bawah 50 Persen

Nasional
Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Covid-19 Melonjak di Negara Tetangga, Jokowi: Hati-hati Pandemi Gelombang Kedua

Nasional
Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Polri Masih Perbaiki Berkas Perkara Unlawful Killing Laskar FPI

Nasional
Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Tingkatkan Akurasi Data Penyaluran Bansos, Kemensos Manfaatkan Sistem Digital

Nasional
Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Jokowi: Hati-hati, Kasus Aktif Covid-19 Meningkat di 15 Provinsi

Nasional
Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Kuasa Hukum RJ Lino Minta Majelis Hakim Nyatakan Penyidikan yang Dilakukan KPK Tidak Sah

Nasional
Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Jokowi: Jumlah Warga yang Nekat Mudik Ternyata Masih Banyak, 1,5 Juta

Nasional
Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Jokowi Akui Tracing dan Treatment dalam Penanganan Covid-19 Lemah

Nasional
Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Jokowi: Semakin Banyak Testing Covid-19 Semakin Baik

Nasional
Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Vaksin Covid-19 Novavax dan Pfizer Tiba Juni-Juli untuk Program Vaksinasi Pemerintah

Nasional
3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

3 Laporan Terkait Azis Syamsuddin Sudah Lengkap, MKD DPR RI Akan Panggil Pelapor

Nasional
Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Jokowi ke Kepala Daerah Se-Indonesia: Hati-hati Pasca-Lebaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X