Istana: Generasi Milenial Kunci Stop Persebaran Virus Corona

Kompas.com - 23/03/2020, 11:21 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

JAKARTA, KOMPAS.com -Staf Khusus Presiden Adamas Belva Syah Devara menyebutkan generasi milenial merupakan generasi penular terbesar Covid-19 sekaligus kunci untuk menghentikan wabah ini.

Generasi milenial harus lebih perhatian tentang penyebaran Covid-19 ini.

Ia meminta, para anak muda bisa mengikuti aturan pemerintah untuk melakukan social distancing dengan bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah serta tidak berkeliaran keluar apabila tidak ada kepentingan.

Baca juga: Istana: Banyak Anak Muda Anggap Remeh Virus Corona

"Kalau kalian bisa kerja dari rumah, stop dulu (bepergian keluar). Hangout tidak penting, sosialisasi tidak penting, di rumah saja dulu, karena generasi milenial adalah generasi penular terbesar," ujar Belva dalam konferensi pers di BNPB, Jakarta, Senin (23/3/2020).

Dengan demikian, menjaga jarak dengan tidak bepergian kemana-mana merupakan kunci utama.

Terlebih, kata dia, apabila dilihat dari angka penyebaran di Korea Selatan, dari 250-300 ribu orang yang tes Covid-19, 30 persennya yang positif berusia 20-29.

Baca juga: Lewat Vlog, Risma Ingatkan Anak Muda Tak Remehkan Covid-19 dan Kurangi Begadang

Jumlah tersebut, kata dia, dua kali lebih besar dari grup umur 30-39 dan tiga kali lebih besar grup umur 40-49 tahun.

"Jadi mayoritas yang sakit anak muda, ironisnya banyak sekali penyakit yang paling harus dibasmi, banyak anak mudah meremehkan. Oh ini tidak berbahaya bagi saya. (Pikiran) ini yang sangat bahaya," kata dia.

"Mungkin tidak bahaya bagi Anda, tapi berbahaya bagi orang tua, nenek-kakek Anda. Semua harus tahu bahwa kita punya peran penting untuk menghentikan penyebaran virus ini," lanjut dia.

Baca juga: Begini Artis-artis AS Ingatkan Anak Muda Agar Tetap Tinggal di Rumah untuk Cegah Corona

Berdasarkan data Korea Selatan tersebut, kata dia, maka apabila generasi milenial masih tetap berkeliaran di luar rumah di tengah wabah saat ini, maka menjadi kunci bahwa virus akan menyebar dengan cepat.

Terlebih dengan fakta bahwa anak muda memiliki mobilitas yang tinggi.

"Jadi harus sadar bahwa kita generasi penular terbesar. Jadi semua tak boleh meremehkan. Virus ini tidak menyebar dengan sendirinya, tapi yang menyebarkan ya kita sendiri. Jadi kita harus sadar," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X