Doni Monardo: Presiden Jokowi Instruksikan Tidak Akan Ada Lockdown

Kompas.com - 21/03/2020, 22:35 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah) didampingi pejabat terkait memberikan keterangan kepada media berita terkini mengenai kasus COVID-19 di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Dalam keterangannya Doni menyampaikan bahwa kasus positif COVID-19 berjumlah 96 kasus per hari Sabtu (14/3/2020), dari total kasus yang tersebut 8 sembuh dan 5 meninggal dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc. MUHAMMAD ADIMAJAKetua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah) didampingi pejabat terkait memberikan keterangan kepada media berita terkini mengenai kasus COVID-19 di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Dalam keterangannya Doni menyampaikan bahwa kasus positif COVID-19 berjumlah 96 kasus per hari Sabtu (14/3/2020), dari total kasus yang tersebut 8 sembuh dan 5 meninggal dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan melakukan penguncian wilayah atau lockdown untuk mengatasi penyebaran Covid-19 yang disebabkan virus corona.

Ia mengatakan, keputusan untuk tidak melakukan lockdown merupakan instruksi Presiden Joko Widodo.

"Saya tegaskan, pemerintah dalam hal ini Presiden Jokowi yang telah memberikan instruksi kepada Kepala Gugus Tugas, bahwa tidak akan ada lockdown," kata Doni dalam keterangan yang disampaikan lewat sebuah video, Sabtu (21/3/2020).

Baca juga: Ramai #Indonesia_LockdownPlease, Perlukah Indonesia Lockdown karena Corona?

Doni mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan sejumlah imbauan kepada masyarakat terkait pencegahan virus corona.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ini meminta masyarakat mematuhi imbauan pemerintah.

Salah satu imbauan itu adalah dengan menjaga jarak atau social distancing dan menghindari kegiatan yang berkerumun.

"Yang paling penting mematuhi kebijakan pemerintah, yaitu social distancing, atau lebih mudah kita bisa artikan jangan saling berdekatan. Dilarang saling berdekatan dan dilarang berkumpul," ujar dia.

"Kalau ini dipatuhi Insya Allah kita bisa mengurangi masyarakat yang terpapar," kata Doni Monardo.

Baca juga: Jokowi Larang Pemerintah Daerah Lakukan Lockdown Terkait Covid-19

Hingga Sabtu (21/3/2020), pemerintah mengonfirmasi ada 450 pasien Covid-19. Jumlah ini bertambah 81 orang dari data sehari sebelumnya.

Pasien meninggal dunia ada 38 orang, sementara pasien sembuh 20 orang.

Desakan soal lockdown bergema karena kasus positif virus corona di Indonesia terus meningkat tajam.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Panggil Kepala Desa sebagai Saksi Kasus Nurhadi

KPK Panggil Kepala Desa sebagai Saksi Kasus Nurhadi

Nasional
Gugus Tugas: Daya Tahan Tubuh Berperan Penting untuk Kalahkan Penyakit Covid-19

Gugus Tugas: Daya Tahan Tubuh Berperan Penting untuk Kalahkan Penyakit Covid-19

Nasional
BRG Mau Dibubarkan Jokowi, Berikut Tunjangan Kepala hingga Tenaga Ahli di Dalamnya...

BRG Mau Dibubarkan Jokowi, Berikut Tunjangan Kepala hingga Tenaga Ahli di Dalamnya...

Nasional
Kabareskrim Minta Divisi Propam Polri Usut Surat Jalan Djoko Tjandra

Kabareskrim Minta Divisi Propam Polri Usut Surat Jalan Djoko Tjandra

Nasional
UPDATE 15 Juli: RSD Wisma Atlet Tangani 1.140 Pasien Positif Covid-19

UPDATE 15 Juli: RSD Wisma Atlet Tangani 1.140 Pasien Positif Covid-19

Nasional
UPDATE: Tambah 5 Orang, RSKI Pulau Galang Rawat 16 Pasien Positif Covid-19

UPDATE: Tambah 5 Orang, RSKI Pulau Galang Rawat 16 Pasien Positif Covid-19

Nasional
UPDATE 15 Juli: 1.189 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

UPDATE 15 Juli: 1.189 WNI Terpapar Covid-19 di Luar Negeri

Nasional
Jelang Idul Adha, Dompet Dhuafa Berikan Layanan Rapid Test ke Peternak

Jelang Idul Adha, Dompet Dhuafa Berikan Layanan Rapid Test ke Peternak

Nasional
Surat Jalan Djoko Tjandra Disebut Dikeluarkan Bareskrim, Ini Komentar Kabareskrim

Surat Jalan Djoko Tjandra Disebut Dikeluarkan Bareskrim, Ini Komentar Kabareskrim

Nasional
KPU: Tak Patuh Protokol Kesehatan Pilkada Bisa Dikenai Sanksi

KPU: Tak Patuh Protokol Kesehatan Pilkada Bisa Dikenai Sanksi

Nasional
BRG, Setelah Dibentuk, Kini Mau Dibubarkan Jokowi...

BRG, Setelah Dibentuk, Kini Mau Dibubarkan Jokowi...

Nasional
WP KPK Harap Majelis Hakim Kasus Novel Baswedan Beri Vonis Adil

WP KPK Harap Majelis Hakim Kasus Novel Baswedan Beri Vonis Adil

Nasional
Ketua MPR Minta Pemerintah Kaji Matang Pembubaran 18 Lembaga, Harus Ada Solusi bagi Pegawai

Ketua MPR Minta Pemerintah Kaji Matang Pembubaran 18 Lembaga, Harus Ada Solusi bagi Pegawai

Nasional
Tim Uji Klinis Anti Covid-19 Memulai Tugasnya di Klaster Secapa AD

Tim Uji Klinis Anti Covid-19 Memulai Tugasnya di Klaster Secapa AD

Nasional
Mantan Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan Gabung Partai Demokrat

Mantan Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan Gabung Partai Demokrat

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X