Sempat Kehabisan, RS Bahteramas Kendari Datangkan 600 Masker untuk Tangani Covid-19

Kompas.com - 20/03/2020, 21:54 WIB
Ilustrasi Covid-19 ShutterstockIlustrasi Covid-19

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana tugas (Plt) Dirut Rumah Sakit Umum Provinsi Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara, Sjarif Subijakto menuturkan pihaknya sudah mendapat 600 masker N-95 setelah sebelumnya kehabisan alat pelindung diri (APD) bagi tim medis yang menangani pasien positif corona.

"Hari ini sudah dapat 600 pcs APP (masker N-95), sudah lumayan, (kelangkaan) APD itu itu nasional, bukan Bahteramas, se-Indonesia itu langka," ujar Sjarif ketika dihubungi Kompas.com, Jumat (20/3/2020).

Baca juga: Lippo Minta Pemerintah Susun SOP Pemakaman Jenazah Terinfeksi Covid-19

Sjarif menjelaskan, pihaknya memiliki anggaran untuk membeli APD bagi perawat yang menangani pasien positif corona.

Hanya saja, belakangan ini, pihaknya kesulitan mencari APD di sejumlah daerah.

Bahkan, jajarannya telah mencari APD mulai dari Makassar, Surabaya, hingga Jakarta. Tetapi upaya tak membuahkan hasil lantaran kelangkaan itu dialami nyaris seluruh daerah.

"Kita ini sudah berusaha mengontak dari Jakarta, Surabaya, Makassar, semua. Jakarta saja kesulitan, apalagi Kendari," terang Sjarif.

Dia mengatakan APD yang dibutuhkan bagi tenaga medis hanya berupa masker N-95.

Adapun jumlah pasien positif corona di RSU Bahteramas sebanyak tiga orang. Sedangkan tiga pasien lainnya masih menunggu hasil dari Jakarta.

Baca juga: Klorokuin untuk Pengobatan Pasien Covid-19 Diproduksi oleh BUMN, Tersedia 3 Juta Butir

"Cuma enam, tiga positif, tiga lainnya belum ada hasil dari Jakarta," katanya.

"Sampai sekarang karena dia sudah tercemar dengan yang tiga itu ya kemungkinan," kata dia.

Hingga Jumat ini, pemerintah mencatat terdapat 369 kasus Covid-19 di Indonesia. Dari jumlah itu, 17 pasien sembuh, sementara 32 lainnya meninggal dunia. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setahun Covid-19, Kasus Capai 1.347.026 dan Mutasi Virus dari Inggris Terdeteksi di Indonesia

Setahun Covid-19, Kasus Capai 1.347.026 dan Mutasi Virus dari Inggris Terdeteksi di Indonesia

Nasional
Mantan Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara

Mantan Sekretaris MA Nurhadi Dituntut 12 Tahun Penjara

Nasional
Dicabutnya Aturan Investasi Industri Miras...

Dicabutnya Aturan Investasi Industri Miras...

Nasional
Kisah Pasien 01 Covid-19 Sita Tyasutami, Kembali Drop karena Hujatan Warganet

Kisah Pasien 01 Covid-19 Sita Tyasutami, Kembali Drop karena Hujatan Warganet

Nasional
Cerita Pasien 01 Rasakan Stamina Tubuh Menurun, Sakit Lima Minggu hingga Mudah Ngos-ngosan

Cerita Pasien 01 Rasakan Stamina Tubuh Menurun, Sakit Lima Minggu hingga Mudah Ngos-ngosan

Nasional
Muncul Aturan Investasi Industri Miras, Jubir: Posisi Wapres Tersudut

Muncul Aturan Investasi Industri Miras, Jubir: Posisi Wapres Tersudut

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Nasional
Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Nasional
Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Nasional
Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Nasional
Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Nasional
Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Nasional
Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Nasional
Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X