Antisipasi RS Penuh, Sejumlah Hotel Disiapkan Rawat Pasien Covid-19

Kompas.com - 19/03/2020, 18:27 WIB
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah) didampingi pejabat terkait memberikan keterangan kepada media berita terkini mengenai kasus COVID-19 di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Dalam keterangannya Doni menyampaikan bahwa kasus positif COVID-19 berjumlah 96 kasus per hari Sabtu (14/3/2020), dari total kasus yang tersebut 8 sembuh dan 5 meninggal dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc. MUHAMMAD ADIMAJAKetua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo (tengah) didampingi pejabat terkait memberikan keterangan kepada media berita terkini mengenai kasus COVID-19 di Kantor Pusat BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020). Dalam keterangannya Doni menyampaikan bahwa kasus positif COVID-19 berjumlah 96 kasus per hari Sabtu (14/3/2020), dari total kasus yang tersebut 8 sembuh dan 5 meninggal dunia. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengklaim, sejumlah pengusaha bersedia membantu pemerintah menyiapkan fasilitas hotel untuk pasien terkait virus Corona ( COVID-19) di Indonesia.

Hal ini untuk mengantisipasi kurangnya ketersediaan ruang isolasi di rumah sakit.

"Sejumlah tokoh nasional dan pengusaha telah menyanggupi menyiapkan fasilitas hotel mereka, manakala fasilitas yang disiapkan pemerintah terbatas, baik di Jakarta atau pun di daerah," kata Doni usai rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Cegah Panic Buying akibat Covid-19, Belanja Sembako di Alfamart Dibatasi

Doni mengatakan, di tengah pandemi corona di Tanah Air, banyak hotel yang sepi oleh wisatawan.

Hal itu membuat banyak pengusaha yang menawarkan pemerintah menggunakan bangunan hotel yang kosong.

"Karena kepeduliannya pada negara, instansi, masyarakat yang sangat tinggi, mereka sudah menawarkan. Untuk itu nanti tim dari kesehatan dan sejumlah pihak lainnya akan melihat kesiapan dari tempat-tempat tersebut," kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ini.

Selain hotel, pemerintah juga sudah menyiapkan wisma atlet di Kemayoran untuk disulap menjadi rumah sakit guna merawat pasien positif corona.

Presiden Jokowi menyebut wisma atlet Kemayoran memiliki daya tampung yang besar. Jika disulap jadi rumah sakit, bisa menampung sampai 15.000 pasien.

Baca juga: Rapid Test Diprioritaskan untuk Warga yang Kontak dengan Pasien Covid-19

"Jika diperlukan juga bisa memanfaatkan wisma atlet di Kemayoran," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas lewat video conference dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Sampai Kamis (19/3/2020), kasus positif Covid-19 berjumlah 309 kasus. Dari jumlah tersebut, 25 meninggal dunia, dan 15 dinyatakan sembuh.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X