Komisioner KPU Evi Novida Dipecat, DPR: Integritas Penyelenggara Pemilu Perlu Dikawal

Kompas.com - 19/03/2020, 16:15 WIB
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera di DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2/2020).
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi II DPR Mardani Ali Sera mengatakan pengawalan penyelenggaraan pemilu mesti jadi agenda masyarakat demi memastikan terjaganya prinsip netralitas dan integritas.

Hal ini merespons pemecatan komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu ( DKPP), Rabu (18/3/2020), karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik.

"Publik perlu mengawal kasus ini agar ke depan penyelenggara pemilu perlu dijaga integritas dan netralitasnya," kata Mardani, Kamis (19/3/2020).

Baca juga: Pecat Komisioner KPU Evi Novida, DKPP Singgung Sanksi Masa Lalu

Mardani mengapresiasi sikap DKPP yang memproses aduan terhadap Eva, meski laporan itu sempat tak dilanjutkan.

Ia berharap KPU segera memberikan tanggapan resmi, karena komisioner lainnya juga mendapatkan peringatan keras.

"KPU perlu memberi tanggapan secara resmi atas keputusan ini karena semua mendapat sanksi. Seolah keputusan KPU pada kasus ini salah secara kelembagaan," ujarnya.

Diwawancara terpisah, Wakil Ketua Komisi II Saan Mustopa mengatakan akan mendalami kasus tersebut.

Baca juga: Alasan DKPP Pecat Evi Novida dan Hanya Beri Peringatan ke Komisioner KPU Lain

Saan mengatakan Komisi II akan menjadwalkan rapat dengan KPU dan DKPP.

Namun, dia menghormati keputusan yang telah ditetapkan DKPP. Saan berharap KPU sebagai penyelenggara pemilu meningkatkan kualitas kelembagaannya.

"Tentu apa yang sudah DKPP putuskan harus dihormati. Untuk KPU sendiri dengan adanya putusan tersebut menjadi pelajaran yang penting untuk senantiasa menjaga kredibilitas lembaga dengan senantiasa bertindak lebih hati-hati lagi," kata Saan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X