Cerita Dubes China: Pengusaha hingga Rakyat Bersatu Melawan Covid-19

Kompas.com - 19/03/2020, 07:54 WIB
Pasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mengambil makanan saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru. AFP/STR/CHINA OUTPasien dengan gejala ringan virus corona COVID-19 mengambil makanan saat menjalani perawatan di sebuah pusat pameran yang diubah menjadi rumah sakit darurat di Wuhan, Hubei, China (17/2/2020). Data hingga Rabu (19/2/2020) ini, korban meninggal akibat virus corona di China sudah mencapai 2.000 orang setelah dilaporkan 132 kasus kematian baru.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menceritakan upaya negaranya melawan virus corona jenis baru yang menyebabkan penyakit Covid-19.

Ia menyebut kerjasama semua pihak, termasuk pengusaha dan seluruh rakyat menjadi kunci sukses China keluar dari pandemi ini.

"Solidaritas dan kerja sama adalah senjata China melawan korona," kata Qian dalam artikel opini di Kompas.id, Rabu (18/3/2020).

"Di bawah kepemimpinan Presiden Xi Jinping dan Komite Pusat Partai Komunis China, 1,4 miliar rakyat China bersatu menghimpun kekuatan," sambungnya.

Baca juga: China Siap Bantu Indonesia Hadapi Pandemi Covid-19

Ia mengatakan, Presiden Xi Jinping telah enam kali memimpin pertemuan Komite Tetap Politbiro Komite Pusat PKT untuk merancang strategi terkait upaya pencegahan dan pengendalian virus Covid-19 sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan sosial.

Ia juga menginspeksi langsung ke garis depan epidemi di Beijing dan Provinsi Hubei, mengomandoi penanganan wabah.

"Pemerintah China memobilisasi kekuatan dari seluruh negeri, memusatkan sumber daya paling berkualitas, dan memberangkatkan tenaga medis paling kompeten dari semua provinsi demi membantu Provinsi Hubei," sambungnya.

Baca juga: Kisah 2 Pasien Berusia 103 Tahun di China dan Iran Sembuh dari Covid-19

Menurut dia, ada 346 tim medis dengan 42.600 personel dari seluruh China dikerahkan menuju Hubei untuk bahu-membahu dengan pekerja medis setempat melawan Covid-19.

Kalangan bisnis berkontribusi menyumbang uang dan barang. Bahkan ada perusahaan yang menghimpun dana khusus senilai 1 miliar yuan (142,86 juta dollar AS) dalam bentuk perlengkapan medis.

Ada perusahaan yang menyediakan semua peralatan elektronik di RS Huoshenshan dan RS Leishenshan, dua rumah sakit darurat yang baru dibangun di Wuhan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X