Wapres Minta Lurah dan RT/RW Beri Pemahaman Warga soal "Social Distancing"

Kompas.com - 18/03/2020, 17:54 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin usai membuka Munas V Adeksi di Mataram, NTB, Rabu (11/3/2020). KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMWakil Presiden Maruf Amin usai membuka Munas V Adeksi di Mataram, NTB, Rabu (11/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta peranan lurah dan RT/RW untuk memberikan pemahaman dan sosialisasi kepada masyarakat terkait gerakan social distancing atau pembatasan jarak, untuk mencegah penyebaran virus corona di Tanah Air.

"Kami ingin mengefektifkan agar upaya penanganan ini dan sosialisasi pemahaman ke masyarakat dilakukan sampai ke tingkat paling bawah," kata Ma'ruf di Rumah Dinas Wapres, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

Baca juga: KitaVSCorona, Begini Social Distancing Versi Layanan Grab Indonesia

Pemerintah daerah (pemda), kata dia, harus memfungsikan lurah hingga RT/RW mengingat Indonesia memiliki struktur pemerintahan sampai ke bawah selain wali kota, bupati, camat, dan lurah.

Bahkan tak hanya RT/RW tetapi juga ada keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang dapat membantu menyosialisasikan kepada masyarakat soal social distancing ini.

"Sampai ke RT/RW, lurah. Oleh karena itu kami harapkan pemda memfungsikan lurah ini, sebab semua itu terjadi berarti di kawasan kelurahan dan mengefektifkan peran lurah serta RT/RW," kata dia.

Selain itu, Ma'ruf juga meminta pemda harus lebih siap meminimalisasi sebaran Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: PT MRT Jakarta Terapkan Social Distancing Bagi Penumpang di Stasiun dan Dalam Kereta

Salah satunya bekerja sama dengan berbagai komunitas untuk membantu menyosialisasikan social distancing.

Hal tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya social distancing dalam rangka tangkal penyebaran virus corona.

"Ini yang sedang dilaksanakan Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, yaitu kerja sama dengan pemda-pemda supaya mereka lebih siap menghadapi kondisi daerahnya," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenag Terbitkan Surat Edaran tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha, Ini Isinya

Kemenag Terbitkan Surat Edaran tentang Penyelenggaraan Shalat Idul Adha, Ini Isinya

Nasional
Menteri PPPA: Angka Pekerja Anak Indonesia Memprihatinkan, Lebih Banyak di Pedesaan

Menteri PPPA: Angka Pekerja Anak Indonesia Memprihatinkan, Lebih Banyak di Pedesaan

Nasional
Polisi Pemerkosa Remaja di Malut Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan

Polisi Pemerkosa Remaja di Malut Ditetapkan Jadi Tersangka dan Ditahan

Nasional
Mobil Listrik Dikembangkan di Indonesia, Moeldoko: Sangat Baik untuk Efisiensi dan Perbaikan Lingkungan

Mobil Listrik Dikembangkan di Indonesia, Moeldoko: Sangat Baik untuk Efisiensi dan Perbaikan Lingkungan

Nasional
Menteri PPPA Minta Seluruh Pihak Seriusi Tingginya Angka Covid-19 pada Anak

Menteri PPPA Minta Seluruh Pihak Seriusi Tingginya Angka Covid-19 pada Anak

Nasional
Rencana Aksi HAM Atur Konflik Lahan hingga Izin Usaha yang Berdampak ke Masyarakat Hukum Adat

Rencana Aksi HAM Atur Konflik Lahan hingga Izin Usaha yang Berdampak ke Masyarakat Hukum Adat

Nasional
IAKMI Sebut Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Semakin Mengkhawatirkan

IAKMI Sebut Kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia Semakin Mengkhawatirkan

Nasional
KPK Setor Hasil Lelang Range Rover Markus Nari Sebesar Rp 550 Juta ke Kas Negara

KPK Setor Hasil Lelang Range Rover Markus Nari Sebesar Rp 550 Juta ke Kas Negara

Nasional
Perpres Rencana Aksi HAM Memuat soal Perlindungan Hukum Masyarakat Adat

Perpres Rencana Aksi HAM Memuat soal Perlindungan Hukum Masyarakat Adat

Nasional
Wapres Ajak Akademisi dan Cendikiawan Cari Solusi Masalah Indonesia

Wapres Ajak Akademisi dan Cendikiawan Cari Solusi Masalah Indonesia

Nasional
Kasus Polisi di Malut Perkosa Remaja, ICJR Dorong Revisi KUHAP dan Penyelesaian RUU PKS

Kasus Polisi di Malut Perkosa Remaja, ICJR Dorong Revisi KUHAP dan Penyelesaian RUU PKS

Nasional
Kasus Polisi di Malut Perkosa Remaja dalam Penyelidikan Propam

Kasus Polisi di Malut Perkosa Remaja dalam Penyelidikan Propam

Nasional
KPK Panggil 12 ASN Setda Bandung Barat Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Darurat Covid-19

KPK Panggil 12 ASN Setda Bandung Barat Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Barang Darurat Covid-19

Nasional
RANHAM 2021-2025 Atur Penghapusan Kekerasan dan Eksploitasi Anak di Ranah Siber

RANHAM 2021-2025 Atur Penghapusan Kekerasan dan Eksploitasi Anak di Ranah Siber

Nasional
Kemendagri Ingatkan Pemprov DKI Terus Monitor Perkembangan Covid-19

Kemendagri Ingatkan Pemprov DKI Terus Monitor Perkembangan Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X