KILAS

Cegah Penyebaran Virus Corona, Dompet Dhuafa Lakukan Berbagai Upaya

Kompas.com - 18/03/2020, 14:39 WIB
Relawan Dompet Dhuafa di bawah komando tim Disaster Management Center (DMC) melakukan aksi CEKAL di rumah ibadah dengan menyemprotkan disinfektan. Dok. Dompet DhuafaRelawan Dompet Dhuafa di bawah komando tim Disaster Management Center (DMC) melakukan aksi CEKAL di rumah ibadah dengan menyemprotkan disinfektan.

KOMPAS.comDompet Dhuafa ikut berpartisipasi mencegah penyebaran virus corona atau corona virus disease (Covid-19) yang menjadi pandemi global.

Salah satu partisipasi Dompet Dhuafa adalah menyiagakan seluruh rumah sakit dan klinik layanan kesehatan di seluruh Indonesia.

"Dompet Dhuafa menyiagakan 30 unit ambulans, 8 rumah sakit, 21 klinik dan layanan kesehatan, serta merujuk ke rumah sakit yang ditunjuk bila ditemukan indikasi Covid-19," kata Ketua Tim Penanganan Covid-19 Yeni Purnamasari dalam keterangan tertulisnya, Rabu (18/3/2020).

Tak hanya itu, ujar Yeni, lembaga non profit ini juga terus melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BPBD), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta rumah sakit rujukan.

Baca juga: Pemprov Jatim Buka Posko Layanan Informasi Virus Corona 24 Jam di Grahadi

Lebih dari itu, Dompet Dhuafa mulai Minggu (15/3/2020) juga telah meluncurkan aksi Cekal (Cegah Tangkal) Corona dengan menyemprot tempat umum, terutama rumah ibadah semua agama dengan disinfektan.

“Prioritas pertama yang disemprot adalah masjid agar orang bisa shalat Subuh berjamaah,” kata Inisiator, Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika Parni Hadi.

Ia melanjutkan, penyemprotan juga dilakukan di gereja dan vihara kemudian dilanjutkan di fasilitas transportasi umum, seperti MRT, LRT, serta Transjakarta.

Area publik lain seperti sekolah dan perkantoran pun tak luput dari target untuk disemprot disinfektan.

Baca juga: Susul AS, China Kembangkan 9 Vaksin Potensial untuk Lawan Virus Corona

Sementara itu, Ketua Yayasan Dompet Dhuafa Nasyith Madjidi mengatakan, Dompet Dhuafa hadir melayani masyarakat dengan mengikuti protokol WHO (badan kesehatan dunia).

Pelaksanaan aksi tersebut dilakukan Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dan didukung divisi kesehatan dan para relawan Dompet Dhuafa Volunteer.

Tak lupa, Dompet Dhuafa turut mengedukasi masyarakat untuk mengantisipasi penularan wabah virus corona.

Masyarakat dan lembaha terkait diajak untuk peduli mengantisipasi pendemi corona dan penanganannya.

Baca juga: Tangani Virus Corona, Dompet Dhuafa Siapkan 3 Rumah Sakitnya

“Dompet Dhuafa merespon cepat kasus Covid-19 dengan mendirikan pusat informasi atau Corona Center dengan layanan Call Center Siaga Dompet Dhuafa di nomor 0811 16 17 101,” kata Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Imam Rulyawan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Satgas Covid-19 Sarankan Pemakaian Masker dalam Kondisi Seperti Ini...

Nasional
Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Kemenkes: Vaksinasi Penting untuk Kurangi Tingkat Keparahan dan Kematian Covid-19

Nasional
Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Satgas Sebut WHO Pertegas Efektivitas Masker Cegah Covid-19

Nasional
UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

UPDATE 23 JANUARI: Bertambah 65, Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Kini 5.549

Nasional
Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai KPAI Ciptakan Kesenjangan

Pembelajaran Jarak Jauh Dinilai KPAI Ciptakan Kesenjangan

Nasional
Seseorang Bisa Idap Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter

Seseorang Bisa Idap Covid-19 meski Sudah Divaksin, Ini Penjelasan Dokter

Nasional
Ketua Riset Uji Klinis Vaksin: 7 dari 1.820 Peserta Uji Klinis Positif Covid-19

Ketua Riset Uji Klinis Vaksin: 7 dari 1.820 Peserta Uji Klinis Positif Covid-19

Nasional
Perhimpunan Dokter Paru: Tidak Ada Ruginya Divaksin Covid-19

Perhimpunan Dokter Paru: Tidak Ada Ruginya Divaksin Covid-19

Nasional
Kemenkes: 27.000 dari 172.901 Tenaga Kesehatan Belum Divaksin Covid-19

Kemenkes: 27.000 dari 172.901 Tenaga Kesehatan Belum Divaksin Covid-19

Nasional
UPDATE: Sebaran 12.191 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.285

UPDATE: Sebaran 12.191 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI dengan 3.285

Nasional
Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Sebut Ada Saksi yang Diintimidasi

Kasus Pengaturan Proyek di Indramayu, KPK Sebut Ada Saksi yang Diintimidasi

Nasional
Vaksinator Covid-19 Dikerahkan Beri Edukasi soal Vaksinasi Covid-19

Vaksinator Covid-19 Dikerahkan Beri Edukasi soal Vaksinasi Covid-19

Nasional
UPDATE: Bertambah 68.343, Total 8.706.505 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE: Bertambah 68.343, Total 8.706.505 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
Kasus Pengadaan Citra Satelit, KPK Dalami Pemberian Fee ke Pihak-pihak di BIG dan Lapan

Kasus Pengadaan Citra Satelit, KPK Dalami Pemberian Fee ke Pihak-pihak di BIG dan Lapan

Nasional
Doni Monardo Menduga Tertular Covid-19 Saat Makan, Imbau Hindari Makan Bersama

Doni Monardo Menduga Tertular Covid-19 Saat Makan, Imbau Hindari Makan Bersama

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X