Mahfud Jamin Skema Kerja dari Rumah Tak Membuat Pelayanan Publik Menurun

Kompas.com - 17/03/2020, 20:58 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menjalani rapat melalui video conference yang terhubung langsung dengan Presiden Joko Widodo. Kemeko PolhukamMenko Polhukam Mahfud MD menjalani rapat melalui video conference yang terhubung langsung dengan Presiden Joko Widodo.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan ( Menko PolhukamMahfud MD memastikan skema work from home (WFH) atau bekerja dari rumah tak membuat kinerja kantor pelayanan publik hingga pusat perekonomian menurun.

"Pemerintah sedang (menjalankan) kebijakan di setiap institusi, di bidang keamanan ada polisi yang bekerja keras," ujar Mahfud dalam keterangan video Kemenko Polhukam, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Jumlah Bertambah 38, Total Pasien Positif Virus Corona Kini 172 Kasus

Tak hanya dari unsur keamanan, kata Mahfud, pemerintah juga menjamin ketersediaan stok barang di bawah naungan Kementerian Perdagangan.

Begitu juga di aspek kesehatan yang dibutuhkan masyarakat selama skema WFH ini berjalan.

"Stok barang yang dibutuhkan oleh masyarakat, pengadaan barang-barang pokok serta pelayanan kesehatan juga dilakukan oleh berbagai kementerian di bidang masing-masing," ungkap dia.

Baca juga: Jokowi: Kerja dari Rumah, Belajar dari Rumah, Ibadah di Rumah Perlu Digencarkan

Diberitakan, Presiden Joko Widodo telah meminta segenap masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona dan penyakit  Covid-19.

Salah satu caranya, menurut Jokowi, adalah dengan memulai mengurangi aktivitas di luar rumah.

"Saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah," ujar Jokowi dalam konferensi pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020).

Baca juga: Ini Aturan Lengkap ASN Kerja dari Rumah

Menurut Jokowi, langkah ini perlu dilakukan agar penanganan Covid-19 bisa dilakukan dengan lebih maksimal.

"Agar penyebarannya bisa kita hambat dan stop," ujar Kepala Negara.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X