Kompas.com - 16/03/2020, 11:40 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin saat memberikan keterangan pers di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariWakil Presiden Maruf Amin saat memberikan keterangan pers di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan rapat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah menteri melalui video conference dari Kantor Wapres, Jakarta, Senin (16/3/2020) pagi.

Rapat secara online tersebut dilakukan dalam rangka membatasi interaksi fisik dengan orang banyak terkait wabah virus corona yang tengah merebak.

"Sesuai arahan Presiden, Wapres akan tetap bekerja baik di kantor atau kediaman dinas sesuai kebutuhan dinas, namun turut melakukan social distancing," demikian dikutip dari siaran pers Setwapres, Senin (16/3/2020).

Fasilitas video conference akan dimanfaatkan oleh Wapres Ma'ruf Amin saat melakukan pertemuan-pertemuan tertentu.

Baca juga: Senin Pagi, Jokowi Gelar Rapat Melalui Video Conference

Ini termasuk untuk melaksanakan beberapa agenda hari ini disamping rapat intern dengan Presiden.

Selain itu, sejumlah kegiatan Wapres juga ditunda terutama yang bersifat pertemuan besar atau acara yang dihadiri umum.

"Termasuk kunjungan kerja ke daerah yang sifatnya tidak urgent (sangat penting dan mendesak), untuk sementara waktu ditunda," tulis Setwapres.

Hal tersebut mulai diterapkan pada Senin (16/3/2020) selama dua pekan ke depan.

Selanjutnya, hal tersebut akan dievaluasi sesuai perkembangan situasi terkait wabah Covid-19.

Diketahui, jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 kasus hingga hari Minggu (15/3/2020).

Salah satunya adalah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang positif terjangkit sebagai kasus nomor 76.

Baca juga: Bagaimana Kondisi Menteri-menteri Jokowi Setelah Budi Karya Positif Covid-19?

Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, angka 117 tersebut bertambah 21 kasus baru dari pengumuman yang dilakukan pada Sabtu (14/3/2020).

"Per hari ini dari laboratorium yang saya terima pagi, hari ini kita dapatkan 21 kasus baru di mana 19 di antaranya di Jakarta, 2 di Jawa Tengah," kata Yuri seperti dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Minggu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X