Minggu Sore, Jokowi Tes Virus Corona

Kompas.com - 15/03/2020, 18:19 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) mencoba thermal scanner yang dipasang di terminal kedatangan luar negeri saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020). Dalam kunjungannya Presiden menegaskan bahwa pengecekan pergerakan manusia di bandara Soetta sudah sangat ketat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/pd
ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBALPresiden Joko Widodo (tengah) mencoba thermal scanner yang dipasang di terminal kedatangan luar negeri saat melakukan peninjauan kesiapan Bandara dalam menghadapi COVID-19 di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat (13/3/2020). Dalam kunjungannya Presiden menegaskan bahwa pengecekan pergerakan manusia di bandara Soetta sudah sangat ketat. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/pd

BOGOR, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo, Minggu (15/3/2020) sore, menjalani tes virus corona ( Covid-19).

"Iya sore ini," ujar Presiden dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu siang.

Informasi yang dihimpun, tes virus corona dilaksanakan di kediaman Presiden di Paviliun Bayu Rini, Kompleks Istana Kepresidenan Bogor.

Baca juga: Apakah Semua Orang Bisa Melakukan Tes Virus Corona? Ini Penjelasan Kemenkes

Meski demikian, belum diketahui apakah pemeriksaan dilakukan oleh tim medis dari rumah sakit rujukan atau oleh dokter kepresidenan.

Sejumlah pejabat di lingkungan Istana hingga Minggu petang masih belum memberi jawaban.

Presiden Jokowi menambahkan, seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju juga akan melakukan tes virus corona.

"Pagi tadi telah dilakukan pengetesan untuk para menteri. Hasilnya silakan tanyakan ke Menteri Kesehatan," lanjut Presiden Jokowi.

Baca juga: Tes Virus Corona di Indonesia Bisa Dilakukan di 10 Laboratorium, Mana Saja?

Diketahui, jumlah pasien positif terjangkit virus corona di Indonesia bertambah menjadi 117 kasus hingga hari Minggu (15/3/2020).

Juru bicara penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, angka ini bertambah 21 kasus baru dari pengumuman yang dilakukan kemarin.

"Per hari ini dari laboratorium yang saya terima pagi, hari ini kita dapatkan 21 kasus baru di mana 19 di antaranya di Jakarta, 2 di Jawa Tengah," kata Yuri seperti dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, Minggu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X