Dapat Sertifikat Sehat, 68 WNI Kru Diamond Princess Pulang ke Rumah

Kompas.com - 15/03/2020, 13:34 WIB
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono (kiri) menginspeksi pasukan Upacara Satgas Bantuan Kemanusiaan WNI di Pulau Sebaru di Mako Kolinlamil, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Sebanyak 195 personel Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) terdiri dari TNI-Polri, BNPB, Kemenkes, dan aparat pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu diperbantukan untuk menangani observasi 188 WNI dari ABK World Dream di Pulau Sebaru. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATPanglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono (kiri) menginspeksi pasukan Upacara Satgas Bantuan Kemanusiaan WNI di Pulau Sebaru di Mako Kolinlamil, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Sebanyak 195 personel Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) terdiri dari TNI-Polri, BNPB, Kemenkes, dan aparat pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu diperbantukan untuk menangani observasi 188 WNI dari ABK World Dream di Pulau Sebaru. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 68 warga negara Indonesia (WNI) kru kapal pesiar Diamond Princess mendapat sertifikat sehat dari Kementerian Kesehatan usai menjalani observasi pencegahan virus corona di Pulau Sebaru Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Hal itu diungkapkan Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Laksamana Madya Yudo Margono usai menyerahkan para WNI kepada Kemko PMK di atas KRI Semarang-594 saat menuju Markas Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (14/3/2020).

"Tadi telah diberikan sertifikat oleh Kemenkes, sehingga prosesi penyerahan telah dilaksanakan semuanya di atas kapal," ujar Yudo.

Baca juga: 9 Orang ABK Diamond Princess yang Dirawat di Jepang Sembuh dan Siap Pulang

Yudo menjelaskan 68 WNI yang terdiri dari 66 pria dan 2 wanita itu dalam kondisi sehat.

Yudo mengatakan, setibanya di Kolinlamil, mereka langsung diurus Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk proses pemulangan ke masing-masing daerah.

"Langsung kembali ke masyarakat, sudah diurus oleh Kemendagri dan proses naik bus menuju tempatnya masing-masing," katanya.

Baca juga: 9 Orang ABK Diamond Princess yang Dirawat di Jepang Sembuh dan Siap Pulang

Yudo menambahkan, prosesi penyerahan yang dilakukan di atad Kapal KRI Semarang-594 bertujuan agar lebih efisien.

"Langsung saja kita laksanakan prosesi di kapal dan dapat lebih efektif dan efisien," terang dia.

Diketahui, 68 WNI tersebut telah menjalani observasi sejak Kamis (5/3/2020).

Sebelumnya, mereka sempat tertahan di dalam kapal yang berlabuh di perairan Yokohama, Jepang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ICW: Tren Penindakan Kasus Korupsi Periode 2015-2020 Cenderung Turun

ICW: Tren Penindakan Kasus Korupsi Periode 2015-2020 Cenderung Turun

Nasional
Bareskrim Polri Dalami Video Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Bareskrim Polri Dalami Video Dugaan Penistaan Agama Jozeph Paul Zhang

Nasional
Survei LSI: Penyalahgunaan Wewenang, Korupsi yang Paling Banyak Terjadi

Survei LSI: Penyalahgunaan Wewenang, Korupsi yang Paling Banyak Terjadi

Nasional
Menkes: Vaksin Covid-19 Jadi Rebutan Seluruh Negara, Makin Lama Kian Keras

Menkes: Vaksin Covid-19 Jadi Rebutan Seluruh Negara, Makin Lama Kian Keras

Nasional
Mengaku Nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Mengaku Nabi ke-26, Jozeph Paul Zhang Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Nasional
Menkes: Vaksinasi Covid-19 Turun Selama Ramadhan, Jadi 200.000-300.000 Suntikan

Menkes: Vaksinasi Covid-19 Turun Selama Ramadhan, Jadi 200.000-300.000 Suntikan

Nasional
Pusat Zeni TNI AD Bantu Perbaikan Jembatan Rusak di Bima

Pusat Zeni TNI AD Bantu Perbaikan Jembatan Rusak di Bima

Nasional
Menkes Minta Lansia Jadi Piroritas Vaksinasi Covid-19 Sebulan ke Depan

Menkes Minta Lansia Jadi Piroritas Vaksinasi Covid-19 Sebulan ke Depan

Nasional
Terjadi Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga di Eropa hingga Asia, Menkes Minta Masyarakat Waspada

Terjadi Pandemi Covid-19 Gelombang Ketiga di Eropa hingga Asia, Menkes Minta Masyarakat Waspada

Nasional
Pemerintah Terima 6 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac

Pemerintah Terima 6 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Covid-19 dari Sinovac

Nasional
KPK: Masih Ada 4 DPO yang Jadi Kewajiban untuk Dituntaskan

KPK: Masih Ada 4 DPO yang Jadi Kewajiban untuk Dituntaskan

Nasional
Bakamla Peringatkan Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

Bakamla Peringatkan Kapal Tanker Yunani yang Mondar-mandir di Perairan Maluku

Nasional
Kemkominfo Targetkan Literasi Digital untuk 1,5 Juta Warga Jawa Timur hingga 2024

Kemkominfo Targetkan Literasi Digital untuk 1,5 Juta Warga Jawa Timur hingga 2024

Nasional
Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Uji Klinis Vaksin Nusantara Berlanjut, Guru Besar FKUI: Jelas Ada Pelanggaran

Nasional
Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Soal Vaksin Nusantara, PB IDI Harap BPOM Tidak Diintervensi oleh DPR

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X