Ini Informasi 35 Pasien Baru Positif Corona...

Kompas.com - 13/03/2020, 17:53 WIB
Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama. ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWANJuru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto memberikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (11/3/2020). Pemerintah menyatakan hingga Rabu (11/3) sore pasien positif COVID-19 di Indonesia bertambah dari 27 menjadi 34. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pasien positif terjangkit virus corona ( Covid-19) di Indonesia bertambah 35 orang.

Demikian diumumkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto di dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

"Data yang saya berikan ini adalah hasil tracing yang dilaksanakan sejak dua hari lalu ya, sejak kami merilis 34 (pasien positif Covid-19) hingga tadi siang," ujar Yuri.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Tambah 35 Orang, Hingga Jumat Ini Total 69 Kasus

Berikut profil 35 pasien baru positif Covid-19 tersebut:

1. Pasien 35

Pasien 35 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 57 tahun.

Pasien 35 masuk ke rumah sakit sudah dengan alat bantu pernapasan alias ventilator.

Kemudian, kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Belakangan, pasien ini dinyatakan terjangkit virus corona.

2. Pasien 36

Pasien 36 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 37 tahun.

Pasien 36 masuk ke rumah sakit juga sudah dengan menggunakan alat bantu pernapasan alias ventilator.

Baca juga: Tunjukkan Gejala Covid-19, Pasien yang Dirujuk ke RSPI Sulianto Saroso Meninggal Dunia

Kemudian, kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Belakangan, pasien ini dinyatakan terjangkit virus corona.

Tim dari dinas kesehatan setempat saat ini sedang melakukan tracing close contact pasien 36 ini.

3. Pasien 37

Pasien 37 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 43 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

4. Pasien 38

Pasien 38 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 80 tahun.

Kondisi kesehatannya masuk ke kategori sedang-berat. Namun, kondisinya stabil dan ia tidak menggunakan ventilator.

Baca juga: 10.075 Kasus dan 429 Kematian, Iran Diduga Siapkan Makam Baru untuk Korban Corona

5. Pasien 39

Pasien 39 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 54 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

6. Pasien 40

Pasien 40 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 46 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

7. Pasien 41

Pasien 41 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 40 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

Baca juga: WHO Serukan 4 Strategi Penanganan Virus Corona, Apa Saja?

8. Pasien 42

Pasien 41 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 66 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

9. Pasien 43

Pasien 43 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 34 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Pemerintah Ajak Penyintas Covid-19 Sumbangkan Plasma Konvalesen...

Saat Pemerintah Ajak Penyintas Covid-19 Sumbangkan Plasma Konvalesen...

Nasional
Epidemiolog Sayangkan Tak Ada Pengumuman ke Publik Saat Airlangga Idap Covid-19

Epidemiolog Sayangkan Tak Ada Pengumuman ke Publik Saat Airlangga Idap Covid-19

Nasional
Kemensos Beri Trauma Healing Korban Gempa Sulawesi Barat

Kemensos Beri Trauma Healing Korban Gempa Sulawesi Barat

Nasional
Hakim Sebut Andi Irfan Jaya Pembuat Action Plan untuk Bebaskan Djoko Tjandra

Hakim Sebut Andi Irfan Jaya Pembuat Action Plan untuk Bebaskan Djoko Tjandra

Nasional
Perantara Suap Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki Divonis 6 Tahun Penjara

Perantara Suap Djoko Tjandra ke Jaksa Pinangki Divonis 6 Tahun Penjara

Nasional
BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

BNPB Distribusikan Bantukan ke 4 Desa Terisolasi akibat Gempa Sulbar

Nasional
Menaker Sebut 3 RPP Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dalam Penyempurnaan

Menaker Sebut 3 RPP Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dalam Penyempurnaan

Nasional
Kontroversi Swab Test Rizieq Shihab, Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi

Kontroversi Swab Test Rizieq Shihab, Bima Arya Bakal Sanksi RS Ummi

Nasional
Soal Mobil Jokowi di Kalsel, Istana: Itu Hanya Genangan Air, Tak Halangi Presiden

Soal Mobil Jokowi di Kalsel, Istana: Itu Hanya Genangan Air, Tak Halangi Presiden

Nasional
Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Pejabat Publik Diminta Terbuka jika Terpapar

Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Pejabat Publik Diminta Terbuka jika Terpapar

Nasional
Kasus Kontroversi 'Swab Test', Bima Arya Ditanya Kronologi Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi

Kasus Kontroversi "Swab Test", Bima Arya Ditanya Kronologi Rizieq Shihab Dirawat di RS Ummi

Nasional
Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Ketua PMI Jusuf Kalla Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

Nasional
Diperiksa KPK, Gubernur Bengkulu Bantah Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo

Diperiksa KPK, Gubernur Bengkulu Bantah Terlibat Kasus Suap Edhy Prabowo

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

Vaksinasi Covid-19 Mandiri Dinilai Berpotensi Gagalkan Target Herd Immunity

Nasional
Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Epidemiolog Ingatkan soal Keterbukaan Pemerintah

Airlangga Hartarto Penyintas Covid-19, Epidemiolog Ingatkan soal Keterbukaan Pemerintah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X