Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Informasi 35 Pasien Baru Positif Corona...

Kompas.com - 13/03/2020, 17:53 WIB
Fabian Januarius Kuwado,
Rakhmat Nur Hakim

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah pasien positif terjangkit virus corona (Covid-19) di Indonesia bertambah 35 orang.

Demikian diumumkan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto di dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (13/3/2020).

"Data yang saya berikan ini adalah hasil tracing yang dilaksanakan sejak dua hari lalu ya, sejak kami merilis 34 (pasien positif Covid-19) hingga tadi siang," ujar Yuri.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 Tambah 35 Orang, Hingga Jumat Ini Total 69 Kasus

Berikut profil 35 pasien baru positif Covid-19 tersebut:

1. Pasien 35

Pasien 35 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 57 tahun.

Pasien 35 masuk ke rumah sakit sudah dengan alat bantu pernapasan alias ventilator.

Kemudian, kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Belakangan, pasien ini dinyatakan terjangkit virus corona.

2. Pasien 36

Pasien 36 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 37 tahun.

Pasien 36 masuk ke rumah sakit juga sudah dengan menggunakan alat bantu pernapasan alias ventilator.

Baca juga: Tunjukkan Gejala Covid-19, Pasien yang Dirujuk ke RSPI Sulianto Saroso Meninggal Dunia

Kemudian, kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya meninggal dunia. Belakangan, pasien ini dinyatakan terjangkit virus corona.

Tim dari dinas kesehatan setempat saat ini sedang melakukan tracing close contact pasien 36 ini.

3. Pasien 37

Pasien 37 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 43 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

4. Pasien 38

Pasien 38 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 80 tahun.

Kondisi kesehatannya masuk ke kategori sedang-berat. Namun, kondisinya stabil dan ia tidak menggunakan ventilator.

Baca juga: 10.075 Kasus dan 429 Kematian, Iran Diduga Siapkan Makam Baru untuk Korban Corona

5. Pasien 39

Pasien 39 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 54 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

6. Pasien 40

Pasien 40 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin perempuan dan berusia 46 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

7. Pasien 41

Pasien 41 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 40 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

Baca juga: WHO Serukan 4 Strategi Penanganan Virus Corona, Apa Saja?

8. Pasien 42

Pasien 41 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 66 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

9. Pasien 43

Pasien 43 merupakan warga negara Indonesia berjenis kelamin laki-laki dan berusia 34 tahun. Kondisi kesehatannya masuk kategori ringan-sedang.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru

Selain Kirim Bantuan, Mensos Risma Akan Pasang Alarm Bencana di Gunung Semeru

Nasional
PDI-P Tegaskan Gugatan atas KPU ke PTUN Dilanjutkan, meski Sudah Ada Putusan MK

PDI-P Tegaskan Gugatan atas KPU ke PTUN Dilanjutkan, meski Sudah Ada Putusan MK

Nasional
Usai Putusan MK, Ganjar-Mahfud Lapang Dada, PDI-P Beri Catatan

Usai Putusan MK, Ganjar-Mahfud Lapang Dada, PDI-P Beri Catatan

Nasional
Pemerintah Rancang Peta Jalan Cegah Kekerasan Anak di Ranah Daring

Pemerintah Rancang Peta Jalan Cegah Kekerasan Anak di Ranah Daring

Nasional
Saksi Sebut SYL Beli Kado Emas untuk Hadiah 'Kondangan' Pakai Anggaran Kementan

Saksi Sebut SYL Beli Kado Emas untuk Hadiah "Kondangan" Pakai Anggaran Kementan

Nasional
Wajah Suram Demokrasi Indonesia

Wajah Suram Demokrasi Indonesia

Nasional
Saat Jokowi Mengevlog di Hari Putusan Sengketa Hasil Pilpres yang Menangkan Prabowo-Gibran...

Saat Jokowi Mengevlog di Hari Putusan Sengketa Hasil Pilpres yang Menangkan Prabowo-Gibran...

Nasional
'Dissenting Opinion' Pertama dalam Sejarah Sengketa Pilpres, Hampir Bikin Pemilu Ulang

"Dissenting Opinion" Pertama dalam Sejarah Sengketa Pilpres, Hampir Bikin Pemilu Ulang

Nasional
Pesan PDI-P ke Gibran: Pemimpin Boleh Salah, tapi Tidak Boleh Bohong

Pesan PDI-P ke Gibran: Pemimpin Boleh Salah, tapi Tidak Boleh Bohong

Nasional
5 Poin Penting Putusan MK yang Tolak Gugatan Sengketa Pilpres Ganjar dan Anies

5 Poin Penting Putusan MK yang Tolak Gugatan Sengketa Pilpres Ganjar dan Anies

Nasional
Beri Pesan ke Pendukung, Anies: Jaga Stamina, Perjuangan Masih Panjang

Beri Pesan ke Pendukung, Anies: Jaga Stamina, Perjuangan Masih Panjang

Nasional
 Pejabat Kementan Akui Ada Permintaan Uang Rp 300 Juta untuk 'Maintenance' Apartemen SYL

Pejabat Kementan Akui Ada Permintaan Uang Rp 300 Juta untuk "Maintenance" Apartemen SYL

Nasional
Menakar Peluang PDI-P Oposisi di Tengah Kedekatan Puan dan Prabowo

Menakar Peluang PDI-P Oposisi di Tengah Kedekatan Puan dan Prabowo

Nasional
Hakim MK Dinilai “Bermain Mata” Maklumi Politik Anggaran Gentong Babi di Sengketa Pilpres

Hakim MK Dinilai “Bermain Mata” Maklumi Politik Anggaran Gentong Babi di Sengketa Pilpres

Nasional
Sejarah Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tanggal 26 April

Sejarah Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional Tanggal 26 April

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com