Kompas.com - 13/03/2020, 15:29 WIB
Pemandangan warga Singapura memakai masker menjadi hal yang biasa di tengah mewabahnya virus corona. Terlihat dua orang profesional pria memakai masker di University Town, National University of Singapore (NUS), Februari 2020 KOMPAS.COM/I KOMANG NARENDRA Pemandangan warga Singapura memakai masker menjadi hal yang biasa di tengah mewabahnya virus corona. Terlihat dua orang profesional pria memakai masker di University Town, National University of Singapore (NUS), Februari 2020
Penulis Dani Prabowo
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Kesehatan Singapura kembali mengumumkan adanya dua warga negara Indonesia (WNI) yang positif terjangkit Covid-19.

Dengan demikian, sudah tujuh WNI di Singapura yang dinyatakan mengidap penyakit yang disebab virus corona baru ini.

Kedutaan Besar RI di Singapura menjelaskan, kedua WNI diidentifikasi sebagai kasus ke-181 dan 182.

Kasus 181 merupakan seorang pria berusia 83 tahun, sedangkan kasus 182 merupakan wanita berusia 76 tahun.

"Kasus 182 merupakan anggota keluarga dari kasus 181," tulis keterangan resmi KBRI Singapura, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Jokowi Ungkap Alasan Tak Buka Riwayat Perjalanan Pasien Covid-19

Kedua WNI itu tiba di Singapura pada 9 Maret 2020 dan dikonfirmasi positif pada 12 Maret 2020.

"Saat ini kedua WNI tersebut dirawat di Gleneagles Hospital," imbuh keterangan itu.

Lima kasus lainnya yaitu kasus ke-21, 133, 147, 152 dan 170. Kasus ke-21 merupakan seorang perempuan yang telah dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari rumah sakit.

Sementara, empat kasus lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

"Dari enam WNI yang masih dirawat, kondisi lima WNI stabil sementara satu WNI berada di ICU," tulis keterangan itu.

Sejauh ini, ada 18 orang WNI di luar negeri yang dinyatakan positif Covid-19. Dari jumlah itu, 10 di antaranya telah dinyatakan sembuh.

Baca juga: Seperti Apa Perawatan yang Diberikan bagi Pasien Positif Covid-19 di Indonesia?

Selain Singapura, sembilan orang yang dinyatakan sembuh yakni WNI yang menjalani perawatan di Jepang.

Adapun dua lainnya berada di Taiwan dan Australia, serta dalam kondisi stabil.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Ketua MPR: UU ITE Perlu Direvisi untuk Menjamin Kebebasan Berpendapat

Nasional
Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Sekjen Gerindra: Internal Memohon Pak Prabowo Bersedia Maju di Pilpres 2024

Nasional
Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Bertemu Anies, AHY Apresiasi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Bawaslu Sarankan KPU Bikin Pokja Cegah Calon Kepala Daerah Berkewarganegaraan Ganda

Nasional
Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Penyelesaian Konflik di Papua Perlu Pendekatan Kolaboratif

Nasional
Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Doni Monardo: Larangan Mudik Jangan Ditafsirkan Macam-macam

Nasional
Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Laode Kecewa MK Tolak Permohonan Uji Formil UU KPK

Nasional
Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Berapa Harga Vaksin Sinopharm untuk Vaksinasi Gotong Royong? Ini Penjelasan Bio Farma

Nasional
Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Panglima TNI: Tenggelamnya KRI Nanggala Kehilangan bagi Kita Semua

Nasional
MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

MKD Segera Memproses Laporan Dugaan Pelanggaran Etik terhadap Azis Syamsuddin

Nasional
Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Satgas Covid-19: Harga Vaksin untuk Vaksinasi Gotong Royong Masih Dibahas

Nasional
MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

MKD Gelar Rapat Pleno 18 Mei, Bahas Laporan Dugaan Pelanggaran Etik Azis Syamsuddin

Nasional
Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Tersangka Penyuap Nurdin Abdullah Segera Disidang di PN Tipikor Makassar

Nasional
Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Hari Pertama Larangan Mudik, Kakorlantas Polri Klaim Situasi Terkendali

Nasional
Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Menag: Jumlah Jemaah Shalat Id Tidak Boleh Lebih 50 Persen dari Kapasitas

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X