PKS Usulkan Presidential Threshold Disamakan dengan Ambang Batas Parlemen

Kompas.com - 13/03/2020, 11:41 WIB
Ketua Umum PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Kamis (12/3/2020) Dok. PKSKetua Umum PKS Sohibul Iman dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas, Bogor, Kamis (12/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) Mohamad Sohibul Iman mengusulkan agar ambang batas pencalonan presiden ( presidential threshold) disamakan dengan ambang batas parlemen ( parliamentary threshold).

Sohibul menyampaikan hal itu saat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya di Cikeas, Jawa Barat, Kamis (12/3/2020) malam.

Awalnya, kata dia, SBY ingin agar presidential threshold menjadi nol persen

"Pak SBY secara pribadi menginginkan nol persen. Ya beliau mengatakan, ini logika dasar, beliau sampaikan. Kalau Pemilu diserentakkan kata beliau itu logikanya harus nol," kata Sohibul dalam keterangan tertulis, Jumat (13/3/2020).

Baca juga: Wacana Kenaikan Ambang Batas Parlemen: Parpol Kecil Resah, Parpol Besar Yakin Lolos

Namun, presidential threshold nol persen hanya akan memunculkan banyak partai yang mencalonkan presiden.

Sehingga, ia menilai, agar sebaiknya presidential threshold disamakan dengan parliamentary threshold.

Menurut Sohibul, PT yang ideal yakni 4-5 persen karena dianggap cukup mewakili keragaman Indonesia.

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Sekjen PBB Minta Parliamentary Threshold Tetap 4 Persen

Ia juga mengklaim bahwa PKS dan Demokrat tak setuju usulan kenaikan PT hingga 7 persen.

Ia pun menegaskan antara PKS dan Demokrat sama-sama punya pandangan bahwa memang penyederhanaan partai itu sesuatu yang diperlukan.

"Tapi penyederhanaan partai juga jangan menghilangkan representasi partai dari keragaman Indonesia," kata Sohibul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X