Kompas.com - 06/03/2020, 17:13 WIB
Wapres Maruf Amin dalam Konferensi Kerja Nasional PGRI yang berlangsung dari tgl 21-23 Februari 2020 mengangkat tema ?Peran Strategis PGRI dalam mewujudkan SDM Indonesia Unggul?. DOK. HUMAS SETWAPRESWapres Maruf Amin dalam Konferensi Kerja Nasional PGRI yang berlangsung dari tgl 21-23 Februari 2020 mengangkat tema ?Peran Strategis PGRI dalam mewujudkan SDM Indonesia Unggul?.

KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, penerapan prinsip syariah di sektor pariwisata atau populer disebut wisata halal tidak akan mengganggu warga non-Muslim yang berada di sekitar obyek wisata.

Ia menekankan, konsep wisata halal adalah menambahkan pelayanan bagi wisatawan beragama Muslim.

"Daerah-daerah seperti wisata di daerah non-Muslim, bukan destinasinya yang disyariahkan ya. Tapi di situ ada (ditambah) layanan-layanan supaya umat Muslim, baik dalam dan luar negeri, merasa nyaman," ujar Wapres Ma'ruf Amin di sela kunjungan kerja di Pekanbaru, Jumat (6/2/2020), sebagaimana dikutip Antara.

Baca juga: Bank DKI: Wisata Halal di Jakarta Peluang Bisnis yang Menjanjikan

Wapres Ma'ruf Amin menekankan, penerapan wisata halal tidak mengubah karakteristik suatu obyek wisata.

Aspek yang ditambah hanyalah fasilitas dan pelayanan supaya ramah bagi semua wisatawan.

"Destinasi enggak diubah. Kita jual destinasi yang sudah dibangun, alam kita yang indah. Namun di sana ada pelayanan syariah supaya wisatawan menjadi aman," lanjut dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Daerah yang ingin menerapkan wisata halal pun harus menunjukkan kemauan dan semua pihak terkait di daerah itu harus melakukan persiapan.

Wapres Ma'ruf Amin menekankan, pemerintah saat ini terus mendukung perkembangan ekonomi syariah hingga ke daerah-daerah.

Oleh sebab itu, ia meminta pemerintah daerah juga harus menunjukkan keseriusan.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Rancang Wisata Halal di Ibu Kota

"Pertama kemauan, kedua kesiapan, kita (pemerintah) akan dorong," ujar Wapres Ma'ruf Amin. yang juga menjabat Ketua Harian Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah itu.

Menurut dia, terdapat empat sasaran yang jadi fokus KNEKS, yaitu industri halal, industri keuangan, dana-dana sosial seperti zakat serta wakaf serta bisnis syariahnya.

Wapres Ma'ruf Amin pun mendukung apabila Riau hendak menerapkan wisata halal.

"Saya mendukung Riau ini jadi Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK ekonomi syariah. Orang pada nanya bagaimana bisa menanamkan modalnya, tapi saya bilang tunggu dulu kita lihat kesiapan dan persiapannya di Riau," kata dia.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Ganjil-genap Margonda Depok Tak Berlaku untuk Roda 2, Ini Penjelasan Dishub

Nasional
Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Tinjau Vaksinasi di Tanah Sereal, Ketua DPR Ajak Warga Gotong Royong Terapkan Prokes

Nasional
Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Jokowi Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-61 untuk Karangtaruna

Nasional
Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Alex Noerdin dan Azis Syamsuddin Tersangka Korupsi, Golkar: Kami Prihatin...

Nasional
Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Mendag: Aplikasi PeduliLindungi Segera Diuji Coba di 6 Pasar Rakyat

Nasional
Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Stafsus Presiden: Pembangunan Jalan Trans Papua Capai 3.446 Kilometer

Nasional
UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

UPDATE 25 September: 133 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 3 Pasien Meninggal

Nasional
Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Wapres: Pemerintah Fokus ke 4 Bidang untuk Bangun Ekonomi Syariah

Nasional
Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Pemerintah Sesalkan dan Kutuk Keras Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

Nasional
 UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

UPDATE: 257.803 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 4,06 Persen

Nasional
Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Sederet Fakta Penangkapan Azis Syamsuddin...

Nasional
UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

UPDATE: Sebaran 2.137 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah

Nasional
Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Jadi Tersangka KPK, Azis Syamsuddin Dinonaktifkan dari Golkar

Nasional
UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

UPDATE: 41,02 Persen Sasaran Vaksinasi Covid-19 Telah Terima Suntikan Dosis Pertama

Nasional
UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 25 September: Ada 44.071 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.