Kompas.com - 05/03/2020, 14:34 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Virus Corona Achmad Yurianto (kiri), di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020) KOMPAS.com/SANIA MASHABIJuru Bicara Pemerintah untuk Virus Corona Achmad Yurianto (kiri), di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Rabu (4/3/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pasien Rumah Sakit Carolus yang dirujuk ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso sempat melakukan kontak dengan pasien 1 (31) positif corona (Covid-19).

Hal tersebut diungkapkan oleh juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.

"Ada close contact dengan kasus 1," kata Yuri dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Jokowi Pakai Istilah Kasus 1 dan Kasus 2 untuk Dua Pasien Positif Corona

Kasus 1 yang dimaksud adalah seorang warga Depok yang sudah lebih dulu dinyatakan positif virus corona dan kini juga tengah diisolasi di RSPI Sulianti Saroso.

Yuri mengakui ada dugaan pasien RS Carolus yang dirujuk itu terinfeksi Covid-19 setelah melakukan kontak dengan kasus 1.

Oleh karena itu, pasien RS Carolus itu saat ini sudah ditetapkan sebagai suspect corona.
Spesimennya juga sudah diambil untuk dilakukan uji laboratorium. Namun, hasil uji spesimen itu belum selesai dilakukan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masih menunggu hasil labnya. (Sementara) kita sebut suspect," kata dia.

Baca juga: Setidaknya Butuh Dua Kali Pemeriksaan Laboratorium Sebelum Pasien Positif Corona Diputuskan Pulang

Staf Humas RS Carolus Maulina sebelumnya mengatakan, pasien tersebut dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso pada Senin (2/3/2020) lalu.

"Iya itu ada (yang dirujuk ke RSPI) Sulianti Saroso tanggal 2 Maret 2020 pukul 20.30 WIB," ucap Maulina saat dihubungi Kompascom, Rabu (4/3/2020).

Ia menjelaskan, pasien dengan jenis kelamin perempuan itu awalnya masuk ke RS Carolus pada 28 Februari 2020.

Pihak RS Carolus pun melakukan serangkaian pemeriksaan fisik kepada pasien.

Baca juga: Satu Pasien Dalam Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso Harus Dirawat dengan Ventilator

Pada hari keempat perawatan pada tanggal 2 Maret 2020, dilakukan hasil rontgen dan dinyatakan pasien itu suspect virus corona.

"Pada hari perawatan keempat kemudian pasien terasa sesak sehingga dirontgen. Nah di hasil rontgennya ada itu (virus corona) sehingga beliau masuk di kriteria pasien dalam pengawasan," tutur Maulina.

Berdasarkan hasil tersebut, RS Carolus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta sehingga pasien dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Ketua DPR Minta Pemerintah Percepat Vaksinasi Covid-19

Nasional
Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Keberatan JPU Tak Sertakan Keterangan Saksi

Nasional
Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Kasus Dugaan Penyebaran Hoaks, Jumhur Hidayat Dituntut 3 Tahun Penjara

Nasional
Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran 'Begal Politik'

Kubu Moeldoko Uji Materi AD/ART, Demokrat: Cari Pembenaran "Begal Politik"

Nasional
KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

KSAU Pimpin Sertijab Danseskoau hingga Pangkoopsau III

Nasional
Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko Ajukan Uji Materi AD/ART Demokrat ke MA

Nasional
Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua DPR Hadiri Bakti Sosial Alumni Akabri 1996 di Tangerang

Panglima TNI, Kapolri, dan Ketua DPR Hadiri Bakti Sosial Alumni Akabri 1996 di Tangerang

Nasional
Satgas: Jika Ada Kasus Positif Covid-19, Segera Tutup Sekolah

Satgas: Jika Ada Kasus Positif Covid-19, Segera Tutup Sekolah

Nasional
Forum Pemred Sahkan Kepengurusan Baru, Arfin Asydhad Ketua

Forum Pemred Sahkan Kepengurusan Baru, Arfin Asydhad Ketua

Nasional
Prof Sahetapy dan Kisah-kisah Anggota Dewan yang Terhormat

Prof Sahetapy dan Kisah-kisah Anggota Dewan yang Terhormat

Nasional
Cegah Insiden Serupa Penganiayaan Muhammad Kece Terulang, Polri Perketat Pengamanan Rutan

Cegah Insiden Serupa Penganiayaan Muhammad Kece Terulang, Polri Perketat Pengamanan Rutan

Nasional
Mengacu BPOM, Penggunaan Vaksin Pfizer Belum Diperbolehkan untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Mengacu BPOM, Penggunaan Vaksin Pfizer Belum Diperbolehkan untuk Anak di Bawah 12 Tahun

Nasional
PBB, Berkarya, dan Perindo Ajukan Uji Materi Pasal tentang Verifikasi Parpol UU Pemilu ke MK

PBB, Berkarya, dan Perindo Ajukan Uji Materi Pasal tentang Verifikasi Parpol UU Pemilu ke MK

Nasional
Laporan Luhut terhadap Fatia dan Haris Azhar Dinilai Berkebalikan dengan Pernyataan Jokowi

Laporan Luhut terhadap Fatia dan Haris Azhar Dinilai Berkebalikan dengan Pernyataan Jokowi

Nasional
Polri Dalami Dugaan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, 18 Saksi Diperiksa

Polri Dalami Dugaan Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kece, 18 Saksi Diperiksa

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.