Kompas.com - 05/03/2020, 09:27 WIB
Ilustrasi haji Kementerian Agama RIIlustrasi haji

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah mulai ancang-ancang menyiapkan pelaksanaan musim haji tahun 2020.

Salah satunya melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu.

Nota kesepahaman bertujuan untuk melakukan koordinasi tugas dan pelaksanaan dalam penyelenggaraan haji.

"Tujuan kita enggak ada lain bagaimana membuat jemaah lebih fokus pada ibadahnya dan bisa mendapatkan pelayanan yang semestinya dia dapatkan," ujar Fachrul di Operation Room, Gedung Kementerian Agama, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan Haji, Kemenag dan BPKH Jalin Kesepakatan

Adapun isi nota kesepahaman tersebut meliputi hubungan kelembagaan dan prioritas kegiatan kemaslahatan.

Kemudian pemberian masukan dalam menyusun perhitungan pengeluaran penyelenggaraan ibadah haji.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lalu, kebijakan akuntansi dan sistem pelaporan untuk pengeluaran penyelenggaraan ibadah haji pada BPKH dan Kementerian Agama (Kemenag).

Terakhir, integrasi data dan sistem terkait jemaah haji, serta pengembalian dana jemaah haji.

Dalam penandatangan nota kesepahaman tersebut juga disaksikan Dirjen PHU Kementerian Agama Nizar Ali dan Ketua Dewan Pengawas BPKH Yuslam Fauzi.

Fachrul mengatakan, setelah menjalin kesepakatan, nantinya akan membentuk kelompok kerja guna menjalankan tanggung jawab di masing-masing bidang.

Dengan begitu, kata dia, harapannya kesekapatan tersebut dapat berjalan baik.

"Sebetulnya kerjasama ini sudah berjalan lama, tapi acap kali tidak begitu tajamlah. Kadang-kadang begitu, kita seolah-olah apa yang kita ingat ada masalah, kita pecahkan bersama," jelas dia.

Baca juga: Pemerintah Siapkan 3 Maskapai Layani Jemaah Haji 2020

Diketahui, Kemenag bertanggung jawab dalam melakukan penyelenggaraan ibadah haji. Sedangkan BPKH bertanggung jawab dalam pengelolaan keuangan haji untuk mendapatkan nilai manfaat.

Siapkan 3 maskapai penerbangan

Fachrul mengatakan pihaknya menyiapkan tiga maskapai penerbangan yang akan melayani transportasi Arab Saudi-Indonesia bagi jemaah haji musim 2020.

"Kita pakai tiga macam (maskapai) penerbangan," ujar Fachrul.

Fachrul menuturkan ketiga maskapai penerbangan itu meliputi 1 maskapai dalam negeri dan 2 maskapai asal luar negeri.

Baca juga: BPKH Mulai Ancang-ancang Pelaksanaan Musim Haji 2020

Menteri Agama Fachrul Razi memberi keterangan pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (18/2/2020). Dalam kesempatan tersebut, Fachrul Razi merespons sejumlah isu aktual seputar kehidupan beragama di tanah air. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Menteri Agama Fachrul Razi memberi keterangan pers di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Selasa (18/2/2020). Dalam kesempatan tersebut, Fachrul Razi merespons sejumlah isu aktual seputar kehidupan beragama di tanah air. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Sementara itu, Anggito mengatakan ketiga maskapai penerbangan itu meliputi Garuda Indonesia, Saudi Arabian Airlines, dan Flynas Airline.

Kendati demikian, kata dia, Kemenag belum melakukan keputusan kontrak terhadap ketiga maskapai tersebut.

 

"Hari ini kami juga kebetulan akan ikut dalam pembicaraan dengan kontrak penerbangan," kata di.

"Tapi keputusan terakhir ada di tangan Kementerian Agama," ungkap Anggito.

Tak berdampak

Fachrul berharap isu virus corona tak berdampak pada pemberangkatan calon jemaah haji musim 2020.

"Kalau masalah kesiapan haji yang kaitannya dengan ada wabah, kita berdoa saja mudah-mudahan pada saat haji nanti sudah klir, mudah-mudahan, yang tahu kan cuma Tuhan," kata Fachrul.

Baca juga: Menag Harap Virus Corona Tak Berdampak pada Pemberangkatan Jemaah Haji 2020

Fachrul mengatakan, pemberangkatan jemaah haji diperkirakan akan dimulai pada pertengahan Juni.

Dia juga berharap sebelum waktu pemberangkatan, Pemerintah Arab Saudi sudah mengeluarkan kepastian.

"Kalau menurut saya ancang-ancangnya haji mulai brangkat pertengahan Juni ya, harapan kita sebelum itu sudah ada kepastian," katanya.

"Kalau kita tanya jawabannya pasti, sama lihat perkembangan lebih lanjut," sambung dia.

Baca juga: Kemenag Antisipasi Penyakit Berbahaya pada Musim Haji 2020

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali mengatakan, dalam antisipasi virus corona, pihaknya akan melakukan tes kesehatan bagi calon jemaah haji dimulai sejak tahap Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

"Pada saat proses pelunasan BPIH itu sejak itu kan ada tes kesehatan. Di situlah proses awal mengecek jemaah benar-benar sehat betul," terang Nizar.

Dia menegaskan, pihaknya tidak akan memberangkatkan calon jemaah haji jika dalam tahap tes kesehatan dinyatakan tak mendapat rekomendasi untuk berangkat.

"Kalau tidak sehat berarti dia tidak istitha'ah (tidak mampu), artinya tidak recommended untuk berangkat," katanya.

Terus disiapkan

Anggito mengungkapkan pihaknya terus menggelar persiapan pelaksanaan musim haji 2020.

 

"Prinsipnya persiapan jalan terus baik dari sisi penyelenggaraan maupun keuangan. Jadi kami akan terus mempersiapkan dengan plan bahwa akan seperti yang direncakan semula," ujar Anggito.

Baca juga: Jemaah Haji dan Umrah Wajib Vaksinasi, Ini Alasannya

Anggito menjelaskan persiapan itu meliputi persiapan kontrak terhadap tiga maskapai penerbangan, hotel, katering, hingga pembagian kloter calon jemaah haji.

Dia mengatakan persiapan tersebut tak berpengaruh terhadap kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan visa jemaah umrah asal Indonesia terkait antisipasi virus corona.

Pihaknya juga tak ingin berandai-andai apabila orotitas Arab Saudi memberlakukan penangguhan visa terhadap jemaah haji Indonesia.

Karena itu, persiapan haji musim ini tak berbeda dengan persiapan tahun-tahun sebelumnya.

"Kita siapkan seperti keadaan normal saja," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Beberkan 3 Model Strategi Pemberantasan Korupsi

KPK Beberkan 3 Model Strategi Pemberantasan Korupsi

Nasional
Siapkan SDM Unggul, Kementerian KP Lantik Taruna Politeknik KP Dumai

Siapkan SDM Unggul, Kementerian KP Lantik Taruna Politeknik KP Dumai

Nasional
Penuhi Target Akhir Tahun WHO, Menlu Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

Penuhi Target Akhir Tahun WHO, Menlu Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19

Nasional
Sebelum Batalkan PPKM Level 3, Pemerintah Sudah Pertimbangkan Penyebaran Omicron

Sebelum Batalkan PPKM Level 3, Pemerintah Sudah Pertimbangkan Penyebaran Omicron

Nasional
Menlu: G20 Harus Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi

Menlu: G20 Harus Jadi Katalis Pemulihan Ekonomi

Nasional
PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Mendagri: Hanya Ganti Judulnya

PPKM Level 3 Se-Indonesia Batal, Mendagri: Hanya Ganti Judulnya

Nasional
Wapres Minta Sistem Merit ASN Dilakukan Konsisten

Wapres Minta Sistem Merit ASN Dilakukan Konsisten

Nasional
Tolak Jadi ASN Polri, Eks Penyelidik KPK Nilai Bukan Solusi Penyelesaian Polemik TWK

Tolak Jadi ASN Polri, Eks Penyelidik KPK Nilai Bukan Solusi Penyelesaian Polemik TWK

Nasional
PPKM Level 3 Natal-Tahun Baru Batal, Kemenkes: Hasil Diskusi dengan Ahli Epidemiologi

PPKM Level 3 Natal-Tahun Baru Batal, Kemenkes: Hasil Diskusi dengan Ahli Epidemiologi

Nasional
Moeldoko: PPKM Level 3 Saat Nataru Batal karena Kebijakan Gas dan Rem Jokowi

Moeldoko: PPKM Level 3 Saat Nataru Batal karena Kebijakan Gas dan Rem Jokowi

Nasional
Sematkan Baret Ungu, KSAL: Banggalah Jadi Prajurit Korps Marinir

Sematkan Baret Ungu, KSAL: Banggalah Jadi Prajurit Korps Marinir

Nasional
44 Eks Pegawai KPK Terima Tawaran Jadi ASN Polri, IM57+: Salah Satu Cara Berjuang

44 Eks Pegawai KPK Terima Tawaran Jadi ASN Polri, IM57+: Salah Satu Cara Berjuang

Nasional
Jokowi Ingin Seluruh Kekuatan Dikerahkan untuk Pencarian dan Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Jokowi Ingin Seluruh Kekuatan Dikerahkan untuk Pencarian dan Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Nasional
Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Novel Baswedan dkk Harap Bisa Kembali ke KPK

Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Novel Baswedan dkk Harap Bisa Kembali ke KPK

Nasional
Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Banjar, KPK Dalami Aliran Fee ke Sejumlah Pihak

Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Banjar, KPK Dalami Aliran Fee ke Sejumlah Pihak

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.