Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/03/2020, 17:04 WIB
Ardito Ramadhan,
Diamanty Meiliana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengungkapkan, kontak tubuh dengan orang yang positif virus corona tidak otomatis menularkan virus corona.

"Ada sebuah hal yang harus diketahui, tidak semua orang yang kontak itu akan sakit, biar close contact pun belum tentu sakit," kata Terawan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Terawan menuturkan, hal ini terlihat dari 188 Warga Negara Indonesia awak kapal pesiar Dreamworld yang dievakuasi dari kapal yang sempat mengangkut orang terinfeksi virus corona itu.

Baca juga: Menkes Sebut Tak Ada Batasan Anggaran Terkait Penanganan Virus Corona

Padahal, kata Terawan, ke-188 awak kapal itu melakukan kontak langsung dengan penumpang kapal tersebut.

Menurut Terawan, virus tidak tertular karena para awak kapal memiliki imunitas tubuh yang baik.

"Jelas-jelas close contact, dia melayani di situ, tetapi memang negatif. Jadi tidak selalu. Kenapa bisa negatif? Itu karena imunitas tubuh. Kalau kita punya imunitas tubuh yang baik, biar close contact ya ga akan kena," ujar Terawan.

Terawan mengingatkan, pola penyebaran virus berbeda dengan bakteri. Terawan menyebutkan, imunitas dan higienitas merupakan kunci agar tak terjangkit virus.

Baca juga: Ridwan Kamil: Pak Menkes Yakini Corona Tak Ada di Rumah 2 Warga Depok

"Virus itu kuncinya imunitas yang baik, hygiene yang baik, cuci tangan, menurut saya itu semua akan menjadi hal yang paling baik," kata Terawan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengumumkan kasus pertama virus Corona Covid-19 di Indonesia.

Dua warga Depok, seorang ibu (64) dan putrinya (31) positif virus Corona setelah melakukan kontak dengan warga Jepang yang sedang berkunjung ke Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com