Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 01/03/2020, 18:26 WIB
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman mengaku sudah melobi hampir seluruh partai politik yang ada di DPRD DKI Jakarta terkait pemilihan calon wakil gubernur.

Sohibul menuturkan, lobi dilakukan langsung melalui elite di dewan pimpinan pusat (DPP) masing-masing partai politik.

"Hampir semua sudah, yang belum mungkin PDI-P, tetapi dengan yang lain semua sudah, dengan Pak Erlangga (Hartarto, Ketua Umum Partai Golkar), sebelumnya saya dengan PAN, Nasdem, saya komunikasi juga dengan Grace Natalie (Ketua Umum PSI), dengan Sekjen PPP, dengan Demokrat juga melalui Waketum Syarif Hasan dan sekjennya," ucap Sohibul Iman di Jakarta, seperti dikutip Antara, Minggu (1/3/2020).

Baca juga: Jadi Cawagub DKI, Riza Patria Siapkan Surat Pengunduran Diri sebagai Anggota DPR

Menurut Sohibul partai-partai tersebut secara umum memahami keinginan PKS dan memberikan impresi yang baik pada Nurmansyah Lubis. 

Seperti diketahui, PKS memajukan Nurmansyah Lubis sebagai cawagub DKI pengganti Sandiaga Uno. Nurmansyah akan bersaing dengan kader Partai Gerindra Ahmad Riza Patria.

Sohibul berharap, proses pemilihan yang tertutup membuat seluruh anggota DPRD bisa menyalurkan pilihan sesuai hati nurani.

"Kalau sudah cocok sama Anca (Nurmansyah Lubis), tentu dia bisa pilih Anca tanpa ada ketakutan apa-apa. Tapi tentu proses terbuka dilihat publik, namun anggota dewan memilihnya tertutup," ucap Sohibul.

Lebih lanjut, Sohibul menuturkan, Anies memerlukan sosok yang bisa berdemokrasi dengan penuh kegembiraan. Sosok itu, kata dia, tercermin dalam diri Nurmansyah Lubis.

"Anies adalah orang yang banyak gagasannya, sementara Bang Anca dengan karakter yang bisa membangun komunikasi dengan semua elemen sehingga demokrasi kita merupakan demokrasi yang penuh kegembiraan bukan penuh kebencian," kata Sohibul.

Penilaian itu, kata Sohibul, bukan semata karena Nurmansyah adalah kader PKS.

Namun juga pertimbangan kebutuhan riil Pemprov DKI Jakarta.

Nurmansyah, kata Sohibul, memiliki sejumlah pengalaman mulai dari menjadi auditor lebih dari 10 tahun di pemerintahan, lalu hampir 10 tahun bergerak di bidang pengelolaan keuangan perusahaan swasta.

Selain itu, kata Sohibul, Nurmansyah juga 10 tahun jadi anggota DPRD DKI Jakarta yang terlibat di berbagai komisi termasuk komisi anggaran.

"Beliau ini, komplit. Untuk mengawal dapur Pemprov ini sangat tepat, sehingga Pak Anies lebih leluasa lagi, bermanuver mengelola Jakarta ini secara makro dan secara mikronya Bang Anca ini yang gerak. Kami harap nanti gubernur dan wakil gubernur keduanya jago pidato, tapi kalau kami, mengharapkan satu jago pidato, satu jago kerja," ucap Sohibul.

Sementara Nurmansyah Lubis mengaku tengah melakukan pendekatan secara personal maupun melalui partai kepada anggota DPRD DKI Jakarta yang punya hak suara memilih cagub.

Jika terpilih, Nurmansyah mengaku ingin berfokus pada tiga masalah krusial banjir, macet dan sampah.

Baca juga: Voting Tertutup Bikin PKS Yakin Dukungan Fraksi Bakal Beralih ke Cawagub DKI Nurmansjah

"Pendekatan sudah karena kan banyak teman-teman juga. Untuk masalah krusial, banjir, macet, sampah tiga hal yang jadi masalah di kota besar itu yang mau gak mau harus segera kita selesaikan bersama," ucap Nurmansyah.

Untuk diketahui, proses pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno telah berlangsung selama satu tahun lebih.

Pada awal Februari 2020, akhirnya diputuskan dua partai yaitu Gerindra dan PKS mengajukan ulang nama utusannya yang akan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber Antara
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IDAI: Kanker pada Anak Tak Dapat Dicegah, tetapi Bisa Disembuhkan

IDAI: Kanker pada Anak Tak Dapat Dicegah, tetapi Bisa Disembuhkan

Nasional
KPK: Untuk Penasihat Hukum Lukas Enembe, Stop Narasi Kontraproduktif

KPK: Untuk Penasihat Hukum Lukas Enembe, Stop Narasi Kontraproduktif

Nasional
Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: RSPAD Masih Memadai Sejauh Ini

Lukas Enembe Minta Berobat ke Singapura, KPK: RSPAD Masih Memadai Sejauh Ini

Nasional
KPK: Tak Ada yang Dijanjikan ke Lukas Enembe

KPK: Tak Ada yang Dijanjikan ke Lukas Enembe

Nasional
Selain Anies, Prabowo dan Gatot Nurmantyo Akan Diundang ke Rakernas Partai Ummat

Selain Anies, Prabowo dan Gatot Nurmantyo Akan Diundang ke Rakernas Partai Ummat

Nasional
IDAI Ungkap Penyebab Rendahnya Angka Harapan Hidup Anak Pengidap Kanker di Indonesia

IDAI Ungkap Penyebab Rendahnya Angka Harapan Hidup Anak Pengidap Kanker di Indonesia

Nasional
Ini Gejala Umum Kanker pada Anak Menurut IDAI

Ini Gejala Umum Kanker pada Anak Menurut IDAI

Nasional
UPDATE 4 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 186, Totalnya Jadi  6.730.964

UPDATE 4 Februari 2023: Kasus Covid-19 Bertambah 186, Totalnya Jadi 6.730.964

Nasional
Jadi Bakal Capres Favorit Partai Ummat, Anies Diundang ke Rakernas

Jadi Bakal Capres Favorit Partai Ummat, Anies Diundang ke Rakernas

Nasional
Polri: Hoaks, Video Tentara China Dijemput Mobil Polisi

Polri: Hoaks, Video Tentara China Dijemput Mobil Polisi

Nasional
Ribuan Anak Indonesia Idap Kanker Sepanjang 2022, Paling Banyak Leukimia

Ribuan Anak Indonesia Idap Kanker Sepanjang 2022, Paling Banyak Leukimia

Nasional
Kunjungi Menhan Turki, Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan

Kunjungi Menhan Turki, Prabowo Tandatangani Rencana Aksi Kerja Sama Pertahanan

Nasional
Kementerian KP Latih Peserta Didik lewat Festival Kewirausahaan

Kementerian KP Latih Peserta Didik lewat Festival Kewirausahaan

Nasional
Anak Buah Sambo Beberkan Budaya Sulit Tolak Perintah Atasan, Kompolnas: Sekarang Bukan Zaman Orde Baru

Anak Buah Sambo Beberkan Budaya Sulit Tolak Perintah Atasan, Kompolnas: Sekarang Bukan Zaman Orde Baru

Nasional
IDAI: Kelebihan Nutrisi Tingkatkan Risiko Kanker pada Anak

IDAI: Kelebihan Nutrisi Tingkatkan Risiko Kanker pada Anak

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.