Ini Kata Polri soal Lelang Promote Akun Medsos Senilai Rp 2,6 Miliar

Kompas.com - 27/02/2020, 11:16 WIB
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2019). KOMPAS.com/Devina HalimKepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (25/10/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polri angkat bicara mengenai lelang tender proyek promosi akun senilai Rp 2,6 miliar di media sosial.

Tender proyek tersebut diketahui beredar di Twitter dan menjadi viral.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes (Pol) Asep Adi Saputra membenarkan bahwa lelang proyek promosi akun itu memang dilakukan Divisi Humas Polri.

" Promote akun itu tujuannya mengamplifikasi kegiatan Polri, baik kegiatan operasional, kegiatan humanis dan kegiatan lain supaya masyarakat tahu. Seperti sarana memberikan informasi kepada masyarakat," tutur Asep ketika dihubungi, Rabu (26/2/2020).

Baca juga: Sejarah Mencatat, Polwan Memanusiakan Citra Polisi yang Keras dan Berjarak

Menurut Asep, proses lelang tersebut sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Proses tender pun menggunakan Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Jadi, siapa vendor yang paling memenuhi syarat, dialah pemenangnya.

"Dari vendor yang punya latar belakang di bidang tersebut, mereka menawarkan, bagaimana ide mereka untuk promote akun dan lain-lain biar bisa efektif. Jadi mereka presentasi. Nah, yang mendekati hal yang ideal itu yang menang," papar dia.

Diberitakan, sebuah unggahan di Twitter ramai dibicarakan. Isinya adalah tangkapan layar tender promosi akun dengan total nilai Rp 2,6 miliar di laman LPSE.

Tender itu diberi nama "Pengadaan Kegiatan Promote Akun dan Kegiatan Interaksi dengan Netizen Kuis di Media Sosial T.A 2019".

Baca juga: Di Hadapan Jokowi, Kapolri Klaim Program Promoter Tingkatkan Kepercayaan Publik

Tender itu dimenangkan oleh PT RAM Comunication dengan nilai pagu Rp 2.682.600.000. Kemudian, nilai HPS sebesar Rp 2.678.150.000.

Anggaran untuk proyek tersebut berasal dari APBN tahun anggaran 2019.

Asep mengatakan bahwa tender yang diunggah di Twitter tersebut merupakan proyek tahun 2019.

Di tahun 2020, perusahaan yang sama kembali memenangi tender. Menurut informasi dari Asep, perusahaan tersebut memang bergerak di bidang media sosial serta research dan development.

"Tahun 2020, PT RAM juga yang menang. Lelangnya Januari lalu," ujar dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X