Politikus Demokrat Usul Panja Harun Masiku, KPK Fokus Tuntaskan Penyidikan

Kompas.com - 25/02/2020, 22:08 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (19/2/2020). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPlt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (19/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi tetap berkomitmen menyelesaikan penyidikan kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu yang menyeret eks caleg PDI-P, Harun Masiku.

Hal itu disampaikan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menanggapi usulan politikus Partai Demokrat Benny K Harman membentuk panitia kerja (panja) untuk mendalami kasus Harun Masiku.

"Saya kira pada prinsipnya KPK tetap berkomitmen untuk menyelesaikan segera berkas perkara itu," kata Ali di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (25/2/2020) malam.

Baca juga: Teka-teki Keberadaan Harun Masiku, Politisi Demokrat Usul Bentuk Panja

Ali tidak memberi komentar panjang-lebar terkait wacana panja tersebut. Ia hanya menegaskan bahwa KPK fokus menyelesaikan berkas perkara dan membawanya ke pengadilan.

"Kami hanya bisa menindaklanjuti dan mengomentari terkait dengan penyelesaian berkas perkara," ujar Ali.

Ia mengatakan, penyidikan terhadap Harun Masiku tetap berjalan biasa meskipun Harun masih berstatus buron.

Ali mengatakan, proses penyidikan tidak hanya bergantung pada keterangan tersangka tetapi bisa lewat bukti-bukti lain seperti keterangan saksi atau dokumen yang telah didapat penyidik.

"Kita tidak hanya mengacu pada keterangan tersangka saja untuk pembuktian. Ya itu kan satu bagian dari alat bukti, tetapi kami memang berpegangnya pada alat bukti lain," ujar Ali.

Baca juga: Tanya Keberadaan Harun Masiku ke Yasonna, Benny: Ada Spekulasi Sudah Ditembak

Diberitakan sebelumnya, anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat Benny K Harman mengusulkan pembentukan panitia kerja (Panja) untuk mendalami kasus Harun Masiku.

Hal tersebut disampaikan Benny dalam rapat kerja Komisi III dengan Menkumham Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

"Supaya tidak ada sepekulasi, sekalian saja saya mohon di rapat ini kita rekomendasikan bentuk panja. Supaya tuntas, supaya tidak ada dusta di antara kita," kata Benny.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X