KPK Geledah Apartemen yang Diduga Tempat Nurhadi Bersembunyi, tetapi Nihil

Kompas.com - 25/02/2020, 21:48 WIB
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DPlt Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Senin (24/2/2020).
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi telah menggeledah sejumlah lokasi di Jakarta untuk menangkap eks Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi.

Adapun Nurhadi merupakan tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di Mahkamah Agung yang kini masuk dalam daftar pencarian orang.

"Penyidik, sebagai upaya pencarian, melakukan penggeledahan di beberapa titik di Jakarta, yang itu sebagai upaya pencarian berdasarkan informasi masyarakat dan data tempat-tempat yang kami miliki," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (25/2/2020).

Baca juga: Kasus Nurhadi dkk, KPK Geledah Kantor Firma Hukum di Surabaya

Ali mengaku tidak dapat mengungkap lokasi-lokasi yang telah digeledah KPK dengan alasan informasi yang didapat KPK masih bisa ditindaklanjuti kemudian.

Namun, Ali menyebut salah satu lokasi yang digeledah merupakan sebuah apartemen yang disebut oleh pihak Masyarakat Antikorupsi Indonesia dan Direktur Eksekutif Lokataru Haris Azhar.

Adapun dari penggeledahan yang sudah dilakukan, KPK belum berhasil menangkap Nurhadi dan kawan-kawan.

"Tentunya nanti akan ditindaklanjuti karena ketika melakukan upaya paksa itu kan belum mendapati para tersangka untuk bisa ditangkap dan dibawa ke Kantor KPK," ujar Ali.

Sementara itu, hari ini KPK kembali melakukan penggeledahan yakni di sejumlah lokasi di Surabaya, Jawa Timur.

Salah satu lokasi yang digeledah adalag kantor firma hukum Rahmat Santoso & Partner yang diketahui dimiliki oleh adik dari istri Nurhadi, Tin Zuraida.

"Di dalam penggeledahan yang tadi sudah dilakukan penyidik juga menemukan beberapa dokumen yang dianggap terkait dengan berkas perkara serta alat komunikasi juga kemudian yang bagian nanti dilakukan penyitaan," kata Ali.

Baca juga: Anak dan Istri Nurhadi Mangkir dari Panggilan Kedua KPK

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X