Rapat dengan Menkumham, Politisi PDI-P Minta Ada "Bilik Asmara" di Lapas

Kompas.com - 24/02/2020, 18:13 WIB
Komisi III DPR rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020). KOMPAS.com/TSARINA MAHARANI Komisi III DPR rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Anggota Komisi III dari Fraksi PDI-P Safaruddin meminta Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memperhatikan fasilitas-fasilitas di lembaga pemasyarakatan (lapas).

Salah satunya, Safaruddin meminta Yasonna menyediakan bilik bagi para narapidana untuk memenuhi kebutuhan biologis mereka.

"Beberapa waktu yang lalu beberapa LP masih kurang fasilitas. Fasilitas LP-nya, termasuk masalah tempat ibadah, kemudian masalah kebutuhan biologis para narapidana ini," kata Safaruddin dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/2/2020).

Baca juga: Humas Kemenkumham: Semua Lapas dan Rutan di Sumut Alami Over Kapasitas

Safaruddin menilai, pemenuhan hak biologis narapidana merupakan bagian dari hak asasi.

Oleh sebab itu, menurut dia, hak-hak asasi para narapidana di lapas juga harus tetap diakomodasi.

"Saya kira harus menjadi perhatian kita semua, bahwa orang di penjara itu bukan dihukum, tapi ada hak-haknya juga. Termasuk kebutuhan biologisnya dia," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi harus disiapkan tempat mereka untuk menjalankan kebutuhan-kebutuhan itu," imbuh Safaruddin.

Baca juga: Over Kapasitas Lapas, Masalah yang Tak Kunjung Selesai...

Namun, ia mengatakan, harus ditetapkan mekanisme yang tepat dalam melaksanakan fasilitas 'bilik asmara' untuk pemenuhan kebutuhan biologis tersebut.

"Jangan sampai kebutuhan biologis itu juga diberikan tempat, tahu-tahunya bukan keluarganya, malah orang lain yang masuk. Ini saya kira harus pengawasan," kata Safaruddin.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.