Ketua DPR Minta Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan Manfaatkan Medsos

Kompas.com - 24/02/2020, 06:25 WIB
Ketua DPR Puan Maharani di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/2/2020). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua DPR Puan Maharani di Balairung Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat, Sabtu (1/2/2020).
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pihak terkait untuk lebih gencar lagi menyosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.

Menurut dia, media sosial bisa dimanfaatkan untuk sosialisasi nilai-nilai yang terkandung dalam empat pilar tersebut.

Sosialisasi, kata dia, harus dilakukan secara kreatif dan menyasar semua kalangan.

Baca juga: MPR Sosialisasikan 4 Pilar di Malaysia dan Hong Kong

"Manfaatkan platform media sosial dan interaktif agar anak-anak muda memahami 4 Pilar Kebangsaan," kata Puan saat menghadiri acara Riding Kebangsaan Empat Pilar MPR RI di kompleks MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Minggu (23/2/2020), sepertio dikutip Antara.

Lebih lanjut, Puan meminta, semua pihak untuk mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar Kebangsaan dalam praktik kehidupan sehari-hari di tengah masyarakat.

"Jangan hanya disosialisasikan, tetapi benar-benar menjadi praktik perilaku sehari-hari dalam kehidupan bermasyarakat," kata Puan.

Menurut Puan, praktik nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan bisa dimulai dari hal-hal sederhana, seperti menolong tetangga, bergotong royong, serta menghormati perbedaan suku dan agama.

Baca juga: Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Puan yang hadir mengenakan kaus seragam Ikatan Motor Besar Indonesia secara khusus berterima kasih kepada Ketua MPR Bambang Soesatyo sebagai penyelenggaran acara.

Menurut Puan, Bambang selalu menjaga 4 Pilar Kebangsaan sesuai dengan pesan dari almarhum Taufiq Kiemas, Ketua MPR 2009-2014.

Taufiq merupakan sosok yang menginisiasi program Empat Pilar Kebangsaan yang harus ditanamkan kepada masyarakat. 



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peneliti LIPI: Biden Tak Bisa Hanya Fokus pada Urusan Domestik AS

Peneliti LIPI: Biden Tak Bisa Hanya Fokus pada Urusan Domestik AS

Nasional
50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

50 Persen Warteg di Jabodetabek Terancam Gulung Tikar Tahun Ini

Nasional
Rencana Menkes Gunakan Data KPU untuk Dasar Vaksinasi Covid-19 Dinilai sebagai Bukti Kepercayaan Publik pada Sistem Informasi KPU

Rencana Menkes Gunakan Data KPU untuk Dasar Vaksinasi Covid-19 Dinilai sebagai Bukti Kepercayaan Publik pada Sistem Informasi KPU

Nasional
Positif Covid-19, Doni Monardo Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Positif Covid-19, Doni Monardo Imbau Masyarakat Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Nasional
Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19

Ketua Satgas Doni Monardo Positif Covid-19

Nasional
Istana Klaim Tak Obral Izin Tambang dan Sawit, Walhi Sebut Masih Ada Operasi Rusak Lingkungan

Istana Klaim Tak Obral Izin Tambang dan Sawit, Walhi Sebut Masih Ada Operasi Rusak Lingkungan

Nasional
Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan dan Menkes yang Kapok Pakai Data Kemenkes...

Nasional
UPDATE: 965.283 Kasus Covid-19 dan Tingginya Keterisian RS yang Mengkhawatikan

UPDATE: 965.283 Kasus Covid-19 dan Tingginya Keterisian RS yang Mengkhawatikan

Nasional
Wacana Hidupkan Pam Swakarsa Picu Kekhawatiran, Ini Penjelasan Polri

Wacana Hidupkan Pam Swakarsa Picu Kekhawatiran, Ini Penjelasan Polri

Nasional
Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Menkes Budi Bicara Kekhawatiran WHO soal Ketimpangan Distribusi Vaksin Covid-19

Nasional
Pemerintah Klaim Tak Obral Izin Alih Hutan, Jatam: Ada 592 Unit IPPKH di Era Jokowi

Pemerintah Klaim Tak Obral Izin Alih Hutan, Jatam: Ada 592 Unit IPPKH di Era Jokowi

Nasional
Kapolri Baru Diharap Bisa Turunkan Jumlah Aduan terhadap Polisi ke Komnas HAM

Kapolri Baru Diharap Bisa Turunkan Jumlah Aduan terhadap Polisi ke Komnas HAM

Nasional
Ridwan Kamil Usul Data Penerima Vaksin Covid-19 Diatur Pemda

Ridwan Kamil Usul Data Penerima Vaksin Covid-19 Diatur Pemda

Nasional
Kompolnas Minta Publik Tak Salah Tafsirkan Pam Swakarsa

Kompolnas Minta Publik Tak Salah Tafsirkan Pam Swakarsa

Nasional
Vaksinasi Mandiri Dinilai Timbulkan Ketimpangan Akses terhadap Vaksin Covid-19

Vaksinasi Mandiri Dinilai Timbulkan Ketimpangan Akses terhadap Vaksin Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X