Politisi PPP Sebut Fraksinya Bakal Tolak RUU Ketahanan Keluarga

Kompas.com - 21/02/2020, 18:07 WIB
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi (berkacamata) dan jajaran pengurus PPP lain usai Mukernas di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2019). Kompas.com/Fitria Chusna FarisaWakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PPP Achmad Baidowi (berkacamata) dan jajaran pengurus PPP lain usai Mukernas di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Fraksi PPP DPR cenderung menolak Rancangan Undang-Undang Ketahanan Keluarga.

Anggota Fraksi PPP Achmad Baidowi (Awi) mengatakan, alasan penolakan itu karena polemik yang ditimbulkan RUU Ketahanan Keluarga.

"Kami dari F-PPP kalau begini, kami menolak," kata Awi di DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/2/2020).

Namun, dia mengatakan soal penolakan itu belum diputuskan fraksi secara resmi.

 Baca juga: Wapres Maruf Amin: RUU Ketahanan Keluarga Inisiatif DPR...

Selain itu, kata Awi, juga belum ditentukan apakah Fraksi PPP menolak RUU Ketahanan Keluarga secara menyeluruh atau sebagian. Awi mengatakan fraksi masih melakukan kajian.

"Apakah menolak keseluruhannya, belum tentu. Kami akan mengkaji secara mendalam di tingkat panja," tuturnya.

Awi, yang juga merupakan Wakil Ketua Badan Legislasi DPR itu mengatakan, Baleg akan membentuk panitia kerja (panja) untuk membahas RUU Ketahanan Keluarga.

Dia menjelaskan, lewat panja, fraksi-fraksi akan menentukan arah pembahasan RUU tersebut.

"Silakan fraksi-fraksi bersikap, menyampaikan pandangannya secara resmi. Apakah RUU ini tidak dilanjutkan sama sekali, atau dilanjutkan sebagian, atau diteruskan semuanya," ujarnya.

Baca juga: Baleg DPR Sebut RUU Ketahanan Keluarga Bisa Tak Dilanjutkan, jika...

Namun, Awi pun sangsi pembahasan RUU Ketahanan Keluarga akan dilanjutkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X