Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/02/2020, 16:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia akan melakukan perundingan dengan Pemerintah Timor Leste guna menentukan kesepakatan tapal batas di perbatasan kedua negara tersebut.

Hal itu dilakukan guna melaksanakan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di Oepoli, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur.

"Masih menunggu kesepakatan batas antara Menlu kita dengan Timor Leste," ujar Menteri Pekerja Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (19/2/2020).

Baca juga: Pemerintah Targetkan Pembangunan 11 PLBN Rampung Akhir 2020

Basuki mengatakan, nantinya akan perundingan dari kedua negara guna menentukan titik batas.

Hanya saja, pihaknya tak memaparkan kapan waktu perundingan antar kedua negara digelar.

Basuki menegaskan, kendala yang dihadapi dalam pembangunan PLBN Oepoli hanya sebatas kesepakatan tapal batas.

"Kesepakatan, kaya patok-patoknya itu," ungkap Basuki.

Baca juga: PLBN Motaain, Destinasi Wisata Baru di Perbatasan Indonesia

Sementara itu, pihaknya diminta untuk melakukan evaluasi terkait tujuh PLBN yang sudah selesai dibangun pada 2019.

Evaluasi itu dilakukan sebelum Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan PLBN tersebut.

"Mengevaluasi supaya maksimal pemanfaatannya seperti apa, rumah-rumah dinasnya, terutama pasarnya, tadi sudah dilaporkan (ke Mahfud MD)," kata dia.

Berdasarkan data Kementerian PUPR, rincian 11 PLBN pada 2020 sebagai berikut:

1. PLBN Terpadu Sota, Kabupaten Merauke, Papua

Anggaran: Rp 114,1 miliar

Waktu pelaksanaan: Maret-Desember 2019.

Jumlah penduduk: 3.272 jiwa

Jumlah pelintas: 70 orang per minggu

Baca juga: Bangun 11 PLBN, Pemerintah Kucurkan Rp 1,7 Triliun

2. PLBN Terpadu Sarasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau

Anggaran 2020: Rp 31,4 miliar

Rencana lelang: Mei 2020

Multiyears contract (MYC) 2020-2022: 191,1 miliar

Jumlah penduduk: 5.117 jiwa (2017)

Jumlah pelintas: 330 orang per minggu

3. PLBN Terpadu Jagoi Babang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat

Anggaran 2020: Rp 89,3 miliar

Rencana kontrak: Maret 2020

MYC 2019-2021: Rp 240,1 miliar

Jumlah penduduk: 10.275 jiwa

Jumlah pelintas: 150 orang per minggu

4. PLBN Terpadu Sei Kelik, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat

Anggaran 2020: Rp 25,2 miliar

Rencana lelang: Juli 2020

MYC 2020-2022: Rp 215,7 miliar

Jumlah penduduk: 21.976 jiwa (2017)

Jumlah pelintas: 80 orang per minggu

Baca juga: Empat PLBN Dibangun, Pemerintah Anggarkan Rp 400 Miliar

5. PLBN Terpadu Long Nawang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Anggaran 2020: Rp 85,1 miliar

Rencana kontrak: Maret 2020

MYC 2019-2021: Rp 263,5 miliar

Jumlah penduduk: 3.266 jiwa (2017)

Jumlah pelintas: 60 orang per minggu

6. PLBN Terpadu Long Midang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Anggaran 2020: Rp 64,4 miliar

Rencana kontrak: Agustus 2020

MYC 2019-2021: Rp 249,4 miliar

Jumlah penduduk: 6.533 jiwa

Jumlah pelintas:300 orangnper minggu

7. PLBN Terpadu Labang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Anggaran 2020: Rp 22,4 miliar

Rencana lelang: Mei 2020

MYC 2020-2022: Rp 257,2 miliar

Jumlah penduduk: 5.236 jiwa (2017)

Jumlah pelintas 25 orang per minggu

Baca juga: INFOGRAFIK: PLBN Entikong, Pembenahan Wajah Indonesia di Perbatasan Malaysia

8. PLBN Terpadu Sei Pancang, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara

Anggaran 2020: Rp 92 miliar

Rencana kontrak: Februari 2020

MYC 2019-2021: Rp 288,1 miliar

Jumlah penduduk: 4.924 jiwa (2017)

Jumlah pelintas 70 orang per minggu

9. PLBN Terpadu Napan, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Anggaran 2020: Rp 20,3 M

Rencana lelang: Februari 2020

MYC 2020-2022: Rp193,2 miliar

Jumlah penduduk: 6.215 jiwa (2017)

Jumlah pelintas: 60 orang per minggu

10. PLBN Terpadu Oepoli, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur

Anggaran 2020: Rp 48,2 miliar

MYC: Rp 151,9 miliar

Jumlah penduduk: 8.853 jiwa

Jumlah pelintas: 25 orang per minggu

11. PLBN Terpadu Yetetkun, Kabupaten Boven Digoel, Papua

Anggaran 2020: Rp 53,6 miliar

Rencana kontrak: Februari 2020

MYC 2019-2021: Rp 170,1 miliar

Jumlah penduduk: 2.206 jiwa (2016)

Jumlah pelintas: 14 orang per minggu

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MK Dianggap Jadi Penentu Aturan Pemilu karena UU Pemilu Kebal Revisi, Pakar Nilai Bermasalah

MK Dianggap Jadi Penentu Aturan Pemilu karena UU Pemilu Kebal Revisi, Pakar Nilai Bermasalah

Nasional
Agung Laksono Bilang Golkar Tinggal Cari Cawapres Pendamping Airlangga di Pilpres 2024

Agung Laksono Bilang Golkar Tinggal Cari Cawapres Pendamping Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
BPJS Ketenagakerjaan Siap Dukung Pemerintah Sejahterakan Pelaku Olahraga

BPJS Ketenagakerjaan Siap Dukung Pemerintah Sejahterakan Pelaku Olahraga

Nasional
Kaesang Bungkam Saat Ditanya soal Pilihan Parpol

Kaesang Bungkam Saat Ditanya soal Pilihan Parpol

Nasional
Sebut Keputusannya Tepat Tak Lakukan 'Lockdown', Jokowi: Ekonomi Bisa Minus 15-17 Persen

Sebut Keputusannya Tepat Tak Lakukan "Lockdown", Jokowi: Ekonomi Bisa Minus 15-17 Persen

Nasional
Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Jokowi Sebut Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Peringkat 1 atau 2 di Antara Negara G20

Nasional
Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Menpan-RB Beri Klarifikasi soal Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Tersedot untuk Rapat

Nasional
Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Agung Laksono Yakin KIB Segera Deklarasi Capres-Cawapres: Golkar Bulat Dukung Airlangga Capres

Nasional
Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Menlu Retno Marsudi: Yang Dapat Menolong Myanmar adalah Bangsa Myanmar Sendiri

Nasional
'DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah...'

"DPR Periode Ini Paling Hening Sepanjang Sejarah Reformasi, padahal Harusnya Mengkritik Pemerintah..."

Nasional
Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta 'Lockdown'

Cerita Jokowi soal Penanganan Covid-19: Hampir 80 Persen Menteri Minta "Lockdown"

Nasional
Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Erick Thohir Diklaim sebagai Kandidat Cawapres Terkuat PAN

Nasional
Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Kompolnas Pasrah, Keluarga Mahasiswa UI Tewas Ditabrak Dipersilakan Praperadilan

Nasional
Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Kompolnas Sudah Klarifikasi Penyidik Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Ini Hasilnya

Nasional
Ditanya Peluang Erick Thohir Gabung PAN, Zulhas: Setiap Hari Sama Saya Terus

Ditanya Peluang Erick Thohir Gabung PAN, Zulhas: Setiap Hari Sama Saya Terus

Nasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.