Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa Presdir PT TRAM Heru Hidayat

Kompas.com - 18/02/2020, 23:23 WIB
Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/1/2020). Heru Hidayat ditahan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. ANTARA FOTO/DHEMAS REVIYANTOPresiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (14/1/2020). Heru Hidayat ditahan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.
Penulis Devina Halim
|
Editor Krisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung memeriksa tersangka Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat terkait kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Selasa (18/2/2020).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono menuturkan, pemeriksaan hari ini merupakan lanjutan pemeriksaan sebelumnya, Selasa (11/2/2020).

"Pemeriksaan hari ini merupakan pemeriksaan lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya pada hari Selasa tanggal 11 Februari 2020," kata Hari di Gedung Bundar, Kompleks Kejagung, Jakarta Selatan, Selasa (18/2/2020).

Baca juga: 18 Orang Pemilik Rekening Efek Terkait Kasus Jiwasraya Mangkir dari Panggilan Kejaksaan Agung

Berdasarkan pantauan Kompas.com, Heru keluar dari Gedung Bundar sekitar pukul 20.40 WIB. Ia tampak mengenakan rompi tahanan Kejagung berwarna merah muda.

Heru pun bungkam dan langsung masuk ke mobil Kejagung yang telah menunggu.

Selain Heru, Kejagung memeriksa 12 saksi lainnya dalam perkara Jiwasraya pada hari ini.

Para saksi terdiri dari Komisaris PT Pool Advista Asset Management Ronald Abednego Sebayang, Pimpinan Kelompok Institusional Banking Bancassurance Bank Pembangunan Daerah DIY Baskoro Qomarul Andi, Dirut PT Pinnacle Persada Investama Guntur Putra, sales PT Royal Investium Ratna.

Kemudian, Head of Research PT Maybank Micheal Ivan Chamdani, Tim Pengelola Investasi PT GAP Capital Ifan Samuel, Institusional Equity Sales PT Trimegah Sekuritas Meitawati Edianingsih, sales PT CIMB Niaga Sekuritas Willy.

Lalu, Kasi Pasar Modal PT Asuransi Jiwasraya Anggoro Sri Setiaji, Kadiv Keuangan dan Investasi PT Asuransi Jiwasraya Agustin Widhiastut, Konsultan Pajak tersangka Harry Prasetyo bernama Patrick Joachim Reinhard, dan Rudi Lolo selaku pengelola saham tersangka Benny Tjokrosaputro.

Sejauh ini, Kejagung sudah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus Jiwasraya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X