Desak RUU Penyiaran Segera Disahkan, KPI Minta Komitmen Seluruh Pihak

Kompas.com - 18/02/2020, 21:43 WIB
Ketua KPI Agung Suprio usai bertemu dengan Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020). Dok. KIP/SetwapresKetua KPI Agung Suprio usai bertemu dengan Wakil Presiden Maruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI) Agung Suprio meminta seluruh pihak memiliki komitmen terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran yang saat ini masih dibahas di DPR.

KPI berharap agar RUU tersebut bisa segera disahkan tahun ini setelah sempat beberapa kali tertunda.

Hal itu pula yang disampaikan KPI saat bertemu dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (18/2/2020).

"KPI berharap semua pihak itu komitmen terhadap RUU Penyiaran, yaitu pemerintah dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informatika, lembaga penyiaran, dan KPI," ujar Agung.

Baca juga: Permasalahkan Mekanisme, Baleg Minta Pengesahan RUU Penyiaran Ditunda

Ia memastikan, KPI telah memiliki sikap yang jelas terhadap RUU Penyiaran, yakni agar segera disahkan.

Menurut dia, seluruh pihak yang terlibat dalam RUU tersebut harus sudah mempunyai titik temu terhadap beberapa hal yang dibahas.

Misalnya, soal proses migrasi dari penyiaran analog ke digital.

"Kalau kami berdiskusi dengan beberapa pihak tadi, tampaknya sudah mencapai secara garis besar kata sepakat. Intinya kalau semua sudah sepakat, RUU akan dapat segera disahkan," kata dia.

Baca juga: KPAI Ingin RUU Penyiaran Tegas Larang Iklan Rokok

Oleh karena itu, KPI menyerahkan kepada DPR yang sudah berdiskusi dengan pemerintah terkait percepatan dalam proses migrasi tersebut.

Ini termasuk juga meminta pendapat dari berbagai pihak agar prosesnya dapat mengakomodasi mengakomodasi kepentingan bersama dan masyarakat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X