Hadapi Piala Dunia Basket, Jokowi Minta Timnas Segera Disiapkan

Kompas.com - 18/02/2020, 12:16 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil bola dalam peresmian Stadion Manahan Solo, Sabtu (15/2/2020). Tampak pula dalam gambar, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (berjaket hitam), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (bertopi hitam) dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (paling kanan) KOMPAS.com/MOCHAMAD SADHELIPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengambil bola dalam peresmian Stadion Manahan Solo, Sabtu (15/2/2020). Tampak pula dalam gambar, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (berjaket hitam), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (bertopi hitam) dan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo (paling kanan)

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta Tim Nasional segera disiapkan untuk menghadapi Piala Dunia Basket FIBA 2023 di Indonesia, Filipina, dan Jepang.

"Saya juga minta siapkan persiapan untuk timnas bola basket yang tangguh dan bermental dalam rangka 2023," kata Presiden saat membuka rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (18/2/2020).

Ia mengatakan, masa tiga tahun persiapan ini sangat penting bagi Indonesia untuk menyiapkan segala sesuatu agar gelaran tersebut bisa terlaksana dengan baik.

Baca juga: Maruarar Sirait Yakin Indonesia Sukses Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Basket 2023

Karenanya, anggaran harus disiapkan sejak sekarang agar semua kebutuhan bisa terpenuhi dengan baik, termasuk kebutuhan untuk menyediakan venue dan keamanan.

"Saya juga minta agar venue yang akan digunakan sebagai tempat bertanding disiapkan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh FIBA, mulai dari tempat duduk ruang ganti, lapangan pertandingan pakai kayu dan area untuk hospitality, jaringan internet, dan layanan lainnya," ucap Jokowi.

Presiden pun meminta Polri dan TNI memastikan acara tersebut berlangsung aman dan damai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jokowi juga meminta seluruh kementerian dan lembaga terkait segera membentuk organisasi kepanitian berupa dewan pengarah dan pelaksana Piala Dunia Basket FIBA 2023 di Indonesia.

Baca juga: Spanyol Jumpa Argentina di Final Piala Dunia Basket 2019

"Segera disiapkan dan bentuk organizing committee-nya,bOC-nya yang menyiapkan rancangan kegiatan secara komprehensif mulai dari perencanaan penganggaran, kegiatan pra-event," ujar Jokowi.

"Termasuk keamanan dan pengamanan kesehatan dan lain-lainnya juga di dalamnya dalam rangka mempromosikan wajah baru Indonesia mengenalkan pariwisata dan lain-lain," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Obat Regkirona Diklaim Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19 hingga 72 Persen

Obat Regkirona Diklaim Bisa Turunkan Risiko Kematian Pasien Covid-19 hingga 72 Persen

Nasional
Dorong Produktivitas Milenial, Kemnaker Gelar Ngopi Daring Nasional

Dorong Produktivitas Milenial, Kemnaker Gelar Ngopi Daring Nasional

Nasional
Kemensos Salurkan 95 Persen Bansos Tunai di DKI Jakarta

Kemensos Salurkan 95 Persen Bansos Tunai di DKI Jakarta

Nasional
Jokowi Kirim 5.000 Paket Bansos ke Sorong Usai Warga Geruduk Kantor Dinsos

Jokowi Kirim 5.000 Paket Bansos ke Sorong Usai Warga Geruduk Kantor Dinsos

Nasional
Sariamin Ismail, Pujangga Perempuan Pertama Indonesia Pemilik Banyak Nama Samaran yang Jadi Google Doodle 31 Juli 2021

Sariamin Ismail, Pujangga Perempuan Pertama Indonesia Pemilik Banyak Nama Samaran yang Jadi Google Doodle 31 Juli 2021

Nasional
Ketua DPR Minta Vaksinasi Covid-19 Merata di Seluruh Indonesia

Ketua DPR Minta Vaksinasi Covid-19 Merata di Seluruh Indonesia

Nasional
Mahfud: Permasalahan Bansos Sudah Lama Terjadi, Baru Terasa Saat Pandemi

Mahfud: Permasalahan Bansos Sudah Lama Terjadi, Baru Terasa Saat Pandemi

Nasional
Jubir PAN Minta Kader Penggugat Zulkifli Hasan Rp 100 Miliar Introspeksi Diri

Jubir PAN Minta Kader Penggugat Zulkifli Hasan Rp 100 Miliar Introspeksi Diri

Nasional
UPDATE 31 Juli: Ada 278.618 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

UPDATE 31 Juli: Ada 278.618 Kasus Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Rakornas Virtual, PPP Umumkan Pembentukan Relawan Vaksin Covid-19

Rakornas Virtual, PPP Umumkan Pembentukan Relawan Vaksin Covid-19

Nasional
UPDATE: Sebaran 1.808 Kasus Kematian Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

UPDATE: Sebaran 1.808 Kasus Kematian Covid-19, Jawa Timur Tertinggi

Nasional
Di Rakornas, Ketum PPP Minta Seluruh Kader Salurkan Bansos hingga Fasilitasi Warga Positif Covid-19

Di Rakornas, Ketum PPP Minta Seluruh Kader Salurkan Bansos hingga Fasilitasi Warga Positif Covid-19

Nasional
UPDATE 31 Juli: Jawa Tengah Tertinggi Penambahan Kasus Baru Covid-19

UPDATE 31 Juli: Jawa Tengah Tertinggi Penambahan Kasus Baru Covid-19

Nasional
UPDATE: Ada 545.447 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Ada 545.447 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 31 Juli: Tambah 39.372, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 2.770.092 Orang

UPDATE 31 Juli: Tambah 39.372, Pasien Sembuh dari Covid-19 Capai 2.770.092 Orang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X