Fahri Hamzah Yakin Partai Gelora Bakal Ikut Pilkada 2020

Kompas.com - 18/02/2020, 08:59 WIB
Mantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariMantan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah yakin partainya bakal ikut berkontestasi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Fahri menyebut, struktur kepengurusan Partai Gelora di daerah hampir rampung. Ia menargetkan, pada akhir bulan ini, badan hukum Partai Gelora disahkan. 

"Insya Allah kita on the way ke Menkumham (Menteri Hukum dan HAM) untuk mengesahkan badan hukumnya," kata Fahri usai sebuah diskusi di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (17/2/2020).

Fahri mengatakan, proses verifikasi dewan pimpinan cabang (DPC) partainya telah mencapai 75 persen.

Baca juga: Yakin Menang Pilkada Depok 2020, PKS: Mesin Partai Tak Terganggu Garbi dan Gelora

Sementara itu, verifikasi dewan pimpinan daerah (DPD) dan dewan pimpinan wilayah (DPW) Partai Gelora di seluruh daerah sudah hampir seratus persen.

Proses verifikasi tersebut merupakan syarat sebuah partai dapat ikut pilkada.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fahri menyebut, partisipasi dan keinginan masyarakat untuk bergabung di partainya begitu tinggi sehingga tidak sulit bagi pengurus untuk melengkapi syarat legalitas partai.

"Kalau dulu kami mendirikan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) itu struktur terbentuk itu enggak mudah, PKS kan sampai sekarang belum lengkap strukturnya, tapi ini alhamdulillah-nya banyak sekali permintaan dari bawah dan ini yang kami upayakan untuk menjadi mesin bagi gerakan partai dalam memenangkan pilkada yang akan datang," ujar mantan politikus PKS itu.

Menurut Fahri, saat ini pihaknya juga terus melakukan penjajakan untuk mengusung calon kepala daerah atau berkoalisi dengan partai lainnya.

Baca juga: Partai Gelora Klaim Sudah Punya Pengurus di 500 Kecamatan di Jabar

Ia optimistis partainya dapat berkontestasi pada Pilkada 2020.

"Sedang penjajakan karena terus membentuk koalisi di daerah-daerah dan banyak juga calon-calon merupakan kader dan juga dukungan kita mendukung calon-calon yang potensial menjadi pemimpin yang baik," kata dia.

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 akan digelar di 270 wilayah di Indonesia. 270 wilayah ini meliputi 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

Adapun hari pemungutan suara pilkada jatuh pada 23 September.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Tiga Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo Ditahan Terpisah

Nasional
Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Kunjungan Kerja, Wapres Puji Mal Pelayanan Publik Banyuwangi

Nasional
KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

KSAL: TNI AL Harus Siap Hadapi Ancaman Konvensional dan Nonkonvensional

Nasional
Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Novel Baswedan Laporkan Pimpinan KPK Lili Pintauli ke Dewas

Nasional
Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Kejagung Ungkap Peran 3 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Perum Perindo

Nasional
Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Salah Satu Saksi Kasus Dugaan Korupsi Perum Perindo Meninggal Dunia saat Hendak Diperiksa Kejagung

Nasional
Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Muzani: Gerindra Ingin Belajar dari Loyalitas Santri kepada Kiai

Nasional
Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Saksi Sebut Sarana Jaya Awalnya Ajukan Anggaran Rp 5,5 Triliun Dalam Penyertaan Modal Daerah

Nasional
Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Perum Perindo

Nasional
Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Naik Pesawat ke Wilayah Level 3 dan 4 Non Jawa-Bali Juga Wajib Tes PCR

Nasional
Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Kemenkes Klaim Indonesia Jadi Negara Non Produsen Vaksin Covid-19 yang Capaian Vaksinasinya Terbaik

Nasional
3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

3 Orang dan 1 Korporasi Tersangka Kasus Pengadaan Lahan di Munjul Segera Disidang

Nasional
Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Sebaran 15.594 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 21 Oktober 2021

Nasional
UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

UPDATE 21 Oktober: Ada 4.336 Kasus Suspek Covid-19

Nasional
Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Pengacara Sebut Luhut Tak Datang Mediasi Atas Permintaan Penyidik

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.