Pramono Anung: PDI-P Minta Anak Saya Maju Pilkada Kediri

Kompas.com - 17/02/2020, 21:10 WIB
Seskab Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020) KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIMSeskab Pramono Anung di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan, anaknya tak pernah mendaftar untuk maju di Pilkada Kabupaten Kediri.

Ia mengatakan, anaknya justru diminta PDI-P untuk maju sebagai calon bupati Kediri.

"Sebenarnya, jujur ya, anak saya tidak pernah mendaftarkan untuk maju sebagai calon bupati Kediri. Tetapi karena keadaan, partai meminta dan partai menugaskan kepada anak saya untuk maju," ujar Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Baca juga: Empat Calon Wali Kota Desak KPU Tunda Pilkada Kediri

"Itu permintaan dari cabang (DPC PDI-P Kediri), dari DPD (PDI-P) Jatim dan dilaporkan ke Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri)," kata dia. 

Pramono mengatakan, anaknya pun tak menolak saat diminta PDI-P mencalonkan diri sebagai bupati Kediri.

Ia juga menyampaikan, putranya, Hanindhito Himawan Pramana, sudah tak asing di dunia politik.

Sebab, sejak Pramono menjabat Wasekjen PDI-P dan putranya berusia enam tahun, Himawan sering ikut ke acara PDI-P.

Baca juga: Yenny Sucipto Sowan ke Sejumlah Tokoh Minta Dukungan Maju Pilkada Depok

Saat ini putranya sudah mencoba turun ke masyarakat Kabupaten Kediri dan mendapat respons yang positif.

"Alhamdulillah dia turun ke lapangan dan sambutannya luar biasa. Ya karena masih baru, ini kan karena tiba-tiba, kalau orang Jawa (bilang) ketiban sampur (tanggung jawab), ditugasi (PDI-P)," kata politisi PDI-P itu.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

471 Pasien Sembuh dari Covid-19, Terbanyak di DKI Jakarta

471 Pasien Sembuh dari Covid-19, Terbanyak di DKI Jakarta

Nasional
Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Pemberangkatan Haji Tahun Depan

Pemerintah Diminta Siapkan Skenario Pemberangkatan Haji Tahun Depan

Nasional
Kemenlu: Tak Ada WNI yang Terdampak Demonstrasi di Hong Kong

Kemenlu: Tak Ada WNI yang Terdampak Demonstrasi di Hong Kong

Nasional
Kemenlu: Vietnam Usul KTT ASEAN 2020 Diadakan Face to Face

Kemenlu: Vietnam Usul KTT ASEAN 2020 Diadakan Face to Face

Nasional
UPDATE Covid-19 3 Juni: Pemerintah Sudah Periksa 354.434 Spesimen dari 246.433 Orang

UPDATE Covid-19 3 Juni: Pemerintah Sudah Periksa 354.434 Spesimen dari 246.433 Orang

Nasional
Jubir Pemerintah: Kita Tak Perlu Menunggu Datangnya Vaksin untuk Kembali Produktif

Jubir Pemerintah: Kita Tak Perlu Menunggu Datangnya Vaksin untuk Kembali Produktif

Nasional
Ini Sebaran Pasien Covid-19 yang Meninggal, Jatim Tertinggi

Ini Sebaran Pasien Covid-19 yang Meninggal, Jatim Tertinggi

Nasional
Ancaman Pidana Menanti bagi Pemotong Bansos Covid-19

Ancaman Pidana Menanti bagi Pemotong Bansos Covid-19

Nasional
UPDATE 3 Juni Covid-19 di Indonesia: ODP 48.153 dan PDP 13.285 Orang

UPDATE 3 Juni Covid-19 di Indonesia: ODP 48.153 dan PDP 13.285 Orang

Nasional
Yurianto: Kita Harus Yakini, Sepulang dari Luar Rumah Pasti Berpotensi Membawa Virus

Yurianto: Kita Harus Yakini, Sepulang dari Luar Rumah Pasti Berpotensi Membawa Virus

Nasional
Sri Mulyani Akui Baru Sebagian Kecil Tenaga Medis yang Dapat Insentif

Sri Mulyani Akui Baru Sebagian Kecil Tenaga Medis yang Dapat Insentif

Nasional
Mensos Juliari: Angka Kemiskinan Naik Jadi 13,22 Persen akibat Pandemi

Mensos Juliari: Angka Kemiskinan Naik Jadi 13,22 Persen akibat Pandemi

Nasional
Bansos Covid-19 Diperpanjang hingga Desember, tapi Nilainya Dipangkas

Bansos Covid-19 Diperpanjang hingga Desember, tapi Nilainya Dipangkas

Nasional
Sebaran 684 Kasus Baru Covid-19 di 23 Provinsi, Penambahan di Jatim Lampaui Jakarta

Sebaran 684 Kasus Baru Covid-19 di 23 Provinsi, Penambahan di Jatim Lampaui Jakarta

Nasional
Marak Aksi Demonstrasi di AS, Kemenlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah

Marak Aksi Demonstrasi di AS, Kemenlu Imbau WNI Tak Keluar Rumah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X