Menko PMK: WNI yang Sudah Diobservasi Harus Yakinkan Masyarakat Bahwa Mereka Sehat

Kompas.com - 16/02/2020, 09:24 WIB
Tiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China disambut keluarga ketika tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat seusai menjalani observasi selama 14 hari di Ranai, Natuna. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATTiga orang Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China disambut keluarga ketika tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan secara resmi telah memulangkan 238 WNI ke daerah masing-masing karena telah dinyatakan sehat seusai menjalani observasi selama 14 hari di Ranai, Natuna.

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meminta 238 WNI yang sudah selesai menjalani obersvasi virus corona di Natuna, meyakinkan masyarakat di sekitarnya bahwa mereka sehat.

Menurut dia, selain menjadi tanggung jawab pemerintah daerah masing-masing, hal tersebut juga menjadi tanggung jawab pribadi para WNI itu.

"Selain menjadi tanggung jawab daerah masing-masing, paling inti merupakan tanggung jawab pribadi para WNI yang telah menjalani observasi. Mereka harus mampu meyakinkan masyarakat, terutama keluarga bahwa mereka betul-betul sehat," ujar Muhadjir dikutip dari siaran pers Kemenko PMK, Minggu (16/2/2020).

Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Kelanjutan Studi WNI di Wuhan Pascaobservasi

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah memastikan bahwa kondisi mereka dalam keadaan sehat.

Muhadjir pun mengimbau kepada masyarakat yang ada di kampung halaman untuk tidak khawatir.

"Para WNI yang dipulangkan dalam keadaan sehat bahkan terlihat lebih bugar. Oleh karenanya diharapkan keluarga dan juga masyarakat di kampung halaman bisa menerima mereka kembali tanpa ada rasa khawatir," kata dia.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga telah mengeluarkan Surat Keterangan Tidak Terjangkit Virus Corona kepada pemerintah daerah.

Baca juga: Usai Karantina dari Natuna, Puluhan Mahasiswa Jateng Jalani Perkuliahan Lewat Online

Surat tersebut diterbitkan setelah para WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, China beberapa waktu lalu selesai menjalani observasi selama 14 hari.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, mengatakan, Dinas Kesehatan setempat di kampung halaman mereka akan terus memantau kondisi kesehatan mereka.

"Paling tidak itu akan membantu mereka juga melakukan sosialisasi dengan masyarakat maupun dengan keluarga (bahwa yang bersangkutan sehat)," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mendagri ke Kepala Daerah: Membiarkan Kerumunan Sama Saja Membiarkan Rakyat Saling Membunuh

Mendagri ke Kepala Daerah: Membiarkan Kerumunan Sama Saja Membiarkan Rakyat Saling Membunuh

Nasional
IPW: 4 Jenderal Bintang Tiga Masuk Bursa Calon Kapolri, Boy Rafli Amar Kuda Hitam

IPW: 4 Jenderal Bintang Tiga Masuk Bursa Calon Kapolri, Boy Rafli Amar Kuda Hitam

Nasional
Total 538.883 Kasus Covid-19 di Indonesia, Masyarakat Diingatkan Bahaya Penularan Covid-19 saat Libur Panjang

Total 538.883 Kasus Covid-19 di Indonesia, Masyarakat Diingatkan Bahaya Penularan Covid-19 saat Libur Panjang

Nasional
Pemerintah Mengharapkan Tokoh Agama Sebarluaskan Pesan Damai

Pemerintah Mengharapkan Tokoh Agama Sebarluaskan Pesan Damai

Nasional
Polisi Panggil Kasatpol PP Kabupaten Bogor terkait Acara Rizieq Shihab di Megamendung

Polisi Panggil Kasatpol PP Kabupaten Bogor terkait Acara Rizieq Shihab di Megamendung

Nasional
Bareskrim Berencana Limpahkan Berkas Kepala Cabang Maybank Cipulir ke Jaksa Minggu Depan

Bareskrim Berencana Limpahkan Berkas Kepala Cabang Maybank Cipulir ke Jaksa Minggu Depan

Nasional
Rapat, DPR-Kominfo Bahas DIM RUU Perlindungan Data Pribadi

Rapat, DPR-Kominfo Bahas DIM RUU Perlindungan Data Pribadi

Nasional
PGI Percayakan Kasus Pembunuhan di Sigi pada Polisi dan Minta Masyarakat Tenang

PGI Percayakan Kasus Pembunuhan di Sigi pada Polisi dan Minta Masyarakat Tenang

Nasional
Adik Jaksa Pinangki Sebut Pengeluaran Bulanan Kakaknya Rp 70 Juta-Rp 80 Juta

Adik Jaksa Pinangki Sebut Pengeluaran Bulanan Kakaknya Rp 70 Juta-Rp 80 Juta

Nasional
Kapolri ke Anggotanya: Tindak Tegas Kelompok MIT!

Kapolri ke Anggotanya: Tindak Tegas Kelompok MIT!

Nasional
Kamar Isolasi Mandiri di Wisma Atlet Tinggal 20 Persen, untuk Pasien Bergejala 50 Persen

Kamar Isolasi Mandiri di Wisma Atlet Tinggal 20 Persen, untuk Pasien Bergejala 50 Persen

Nasional
Tangani Covid-19, Epidemiolog: Pemerintah Tak Bisa Hanya Sekedar Ingatkan dan Beri Imbauan

Tangani Covid-19, Epidemiolog: Pemerintah Tak Bisa Hanya Sekedar Ingatkan dan Beri Imbauan

Nasional
Kepada Tenaga Kesehatan, Kepala Sekretariat Wisma Atlet: Lelah Itu Biasa, tapi Tetap Harus Jaga Semangat

Kepada Tenaga Kesehatan, Kepala Sekretariat Wisma Atlet: Lelah Itu Biasa, tapi Tetap Harus Jaga Semangat

Nasional
IDI Sebut Tak Kurang dari 180 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

IDI Sebut Tak Kurang dari 180 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

Nasional
Hakim Nilai Pemeriksaan Jaksa Pinangki oleh Jamwas Aneh

Hakim Nilai Pemeriksaan Jaksa Pinangki oleh Jamwas Aneh

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X