Tim Satgas Garuda Fokus Bersihkan Lahan Pasca-kebakaran di Australia

Kompas.com - 15/02/2020, 12:12 WIB
Foto udara menunjukkan dampak kebakaran hutan di Bairnsdale, Victoria, Australia, Senin (30/12/2019) pada gambar yang didapat dari media sosial. Kebakaran hutan hebat yang melanda sejumlah negara bagian di Australia dilaporkan menewaskan sedikitnya 24 orang, dengan lebih dari 2.000 rumah hancur dan membunuh sekitar 500 juta hewan liar. ANTARA FOTO/GLEN MOREY via REUTEFoto udara menunjukkan dampak kebakaran hutan di Bairnsdale, Victoria, Australia, Senin (30/12/2019) pada gambar yang didapat dari media sosial. Kebakaran hutan hebat yang melanda sejumlah negara bagian di Australia dilaporkan menewaskan sedikitnya 24 orang, dengan lebih dari 2.000 rumah hancur dan membunuh sekitar 500 juta hewan liar.
Penulis Ihsanuddin
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Satuan Tugas (Satgas) Garuda melakukan pekerjaan pembersihan lahan bekas terbakar di hari ke-15 pada Jumat (14/2/2020).

Satgas yang dipusatkan di Air Force Based Camp Richmond Sydney bekerja sama dengan tim militer Australia.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana Agus Wibowo mengatakan, pembersihan lahan itu bertujuan untuk memindahkan pohon-pohon maupun ranting terbakar.

"Pembersihan ini sangat penting untuk menghindari bahaya lanjutan apabila pengendara atau penduduk setempat melintasi sepanjang jalan yang pepohonannya sudah terbakar," kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/2/2020).

Baca juga: Ini Tugas Satgas Garuda di Lokasi Kebakaran Hutan Australia

Menurut Agus, aktivitas di wilayah bekas kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan tim militer gabungan TNI dan Australia (Grup Sakti dan Grup Ubique) berjalan baik sesuai dengan perencanaan.

Sementara itu, perencanaan lokasi kegiatan didasarkan pada kesepakatan dengan pemerintah daerah setempat.

Grup Sakti yang dipimpin oleh Sertu Ferris melaksanakan kegiatan membuka akses jalan di sekitar Wolgan Road, Clarence, serta kegiatan membuka akses jalan di sekitar Chiefly Street.

Sedangkan Grup Ubique yang dipimpin Ltt Debby (gabungan TNI-ADF) menyelesaikan pembersihan akses jalan dengan menggunakan peralatan gergaji mesin dan alberzi di State Mine Gully Road.

"Semua lokasi ini berada di negara bagian New South Wales," tutur Agus.

Baca juga: TNI Berangkatkan Satgas Garuda ke Australia Bantu Padamkan Karhutla

Dalam beberapa hari ke depan, menurut Agus, Australia akan menarik pasukan cadangan yang terdiri dari sipil secara bertahap sehingga akan mengakibatkan kekurangan personel lapangan. Diharapkan tim TNI dapat menutup kesenjangan tersebut.

Di sela bertugas di lapangan, Tim Satgas Garuda berkesempatan shalat Jumat di mesjid Quakers Hill Masjid dan dijamu makan siang oleh pemimpim masjid.

Pihak masjid itu sangat mengapresiasi kontribusi tim dan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas bantuan dalam penanganan kebakaran lahan atau.

"Total personel yang bertugas sebagai bantuan Pemerintah Indonesia berjumlah 38 personel TNI dan 3 personel BNPB," ucap Agus.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Perintahkan Bentuk Satgas Anti-Politik Uang

Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Perintahkan Bentuk Satgas Anti-Politik Uang

Nasional
Golkar Gelar Rapat Konsolidasi untuk Petakan Kader Potensial pada Pilkada 2020

Golkar Gelar Rapat Konsolidasi untuk Petakan Kader Potensial pada Pilkada 2020

Nasional
Arab Saudi Tangguhkan Kunjungan Umrah, Menag Minta Calon Jemaah Memahami

Arab Saudi Tangguhkan Kunjungan Umrah, Menag Minta Calon Jemaah Memahami

Nasional
Waketum Golkar Klaim Tak Bicara Mahar Politik pada Pilkada 2020

Waketum Golkar Klaim Tak Bicara Mahar Politik pada Pilkada 2020

Nasional
Desak Pansus Jiwasraya, Demokrat Ingatkan DPR Bukan Kantor Cabang Eksekutif

Desak Pansus Jiwasraya, Demokrat Ingatkan DPR Bukan Kantor Cabang Eksekutif

Nasional
Ini Usul Perludem soal Pelaksanaan Pemilu 2024 agar Tak jadi Beban Penyelenggara

Ini Usul Perludem soal Pelaksanaan Pemilu 2024 agar Tak jadi Beban Penyelenggara

Nasional
AJI Keberatan soal Surat Edaran MA Larang Wartawan Rekam Persidangan

AJI Keberatan soal Surat Edaran MA Larang Wartawan Rekam Persidangan

Nasional
KPU Akan Berikan Saran ke DPR soal Model Pemilu Serentak yang Ideal

KPU Akan Berikan Saran ke DPR soal Model Pemilu Serentak yang Ideal

Nasional
Komisi VIII: Arab Saudi Seharusnya Cukup Berpengalaman Hadapi MERS

Komisi VIII: Arab Saudi Seharusnya Cukup Berpengalaman Hadapi MERS

Nasional
KPK Soroti Perubahan Pengajuan Dana Hibah KONI, dari Rp 16 Miliar ke Rp 27 Miliar

KPK Soroti Perubahan Pengajuan Dana Hibah KONI, dari Rp 16 Miliar ke Rp 27 Miliar

Nasional
Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK: Sabar dan Ikhlas, Ibadah Jangan Ngotot

Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK: Sabar dan Ikhlas, Ibadah Jangan Ngotot

Nasional
MK Putuskan Pilpres-Pileg Serentak, Perludem: Jangan Seperti Pemilu 2019

MK Putuskan Pilpres-Pileg Serentak, Perludem: Jangan Seperti Pemilu 2019

Nasional
Nawawi Pomolango: Setengah Persoalan KPK Terjawab kalau Harun Masiku Ditangkap

Nawawi Pomolango: Setengah Persoalan KPK Terjawab kalau Harun Masiku Ditangkap

Nasional
Menlu Minta WNI yang Telanjur Tiba di Arab Saudi Diperbolehkan Umrah

Menlu Minta WNI yang Telanjur Tiba di Arab Saudi Diperbolehkan Umrah

Nasional
Indonesia Bebas Corona, Menlu Pertanyakan Penangguhan Umrah

Indonesia Bebas Corona, Menlu Pertanyakan Penangguhan Umrah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X