Tangkal Radikalisasi, Wapres Minta BNPT Jadikan Para Katib Penyampai Pesan

Kompas.com - 14/02/2020, 19:40 WIB
Wapres Maruf Amin saat memberikan keterangan pers di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020). KOMPAS.com/Deti Mega PurnamasariWapres Maruf Amin saat memberikan keterangan pers di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk menjadikan para khatib sebagai penyampai pesan dalam menangkal radikalisasi di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf saat membuka rapat kerja nasional (rakernas) II Asosiasi Katib Indonesia dan Halaqah Khatib Indonesia di Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2020).

"BNPT saya minta untuk kerja sama dan menggunakan katib-katib ini untuk menyampaikan pesan-pesannya kepada masyarakat," kata Ma'ruf.

Baca juga: Indonesia dan Singapura Sepakat Teruskan Kerja Sama Antaragama Tangkal Radikalisme dan Terorisme

Pesan yang dimaksud adalah pesan pencegahan radikalisme BNPT yang disampaikan lewat para katib kepada masyarakat.

Sebab, BNPT memiliki program untuk menangani radikalisme seperti deradikalisasi, kontraradikalisasi, dan imunisasi radikalisme.

Tak hanya itu, apa yang disampaikan para khatib juga memiliki pengaruh kepada masyarakat.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, kata dia, khatib pun perlu dibentuk, ditatar, diarahkan, dan dibekali.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Minta Khatib Punya Komitmen Kebangsaan

"Supaya apa yang disampaikan benar-benar memberikan kemanfaatan. Saya minta para khotib paham karena katib juru dakwah pertama dan terdepan," kata dia.

Adapun dalam acara pembukaan rakernas dan halaqah tersebut, hadir pula Kepala BNPT Suhardi Alius yang menerima permintaan langsung dari Wapres tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X