Dari Kembang hingga Mobil Gegana, Jelang Gelar Doktor HC Puan Maharani

Kompas.com - 14/02/2020, 12:37 WIB
Ketua DPR Puan Maharani (kiri) dan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama, Kamis (13/2/2020) malam, usai resepsi menjelang pengukuhan doktor honoris causa untuk Puan. KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANIKetua DPR Puan Maharani (kiri) dan Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Yos Johan Utama, Kamis (13/2/2020) malam, usai resepsi menjelang pengukuhan doktor honoris causa untuk Puan.

Tentu saja, Puan juga adalah cucu dari Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Baca juga: Puan Maharani: DPR Akan Bantu Pemerintah Dorong Laju Perekonomian

Rektor Undip, Yos Johan Utama, menyatakan Puan adalah penerima gelar doktor kehormatan yang ke-13 dalam sejarah Undip.

Itu pun, tegas dia, Puan adalah yang pertama diusulkan sekaligus oleh dua fakultas.

“Biasanya hanya usulan dari satu fakultas,” ujar Yos, Kamis malam di lokasi yang sama.

Dua fakultas di Undip yang mengusulkan gelar doktor kehormatan bagi Puan adalah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Yos mengatakan, proses pemberian gelar di Undip dilakukan sangat cermat di setiap jenjang. Setelah usulan dari fakultas, pengujian kelayakan gelar pun melibatkan para akademisi Undip hingga jenjang Guru Besar.

“Prosesnya panjang. Mohon maaf karenanya jadi lama. (Keputusan) tanpa ada satu pun keberatan. Aklamasi disetujui,” tegas Yos.

Puan dan perempuan

Dalam kesempatan itu, Puan menegaskan segala capaiannya hingga hari ini harus dimaknai pula sebagai upaya membuka pintu lebih lebar bagi perempuan untuk berkarya bagi Indonesia.

Baca juga: Ketua DPR Puan Maharani Minta Perilaku Koruptif Dihilangkan dari Hulu

“Saya tidak hanya perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR, tetapi juga yang termuda,” sebut dia memberi contoh.

Puan menyatakan, keberadaannya pun mewakili keseluruhan perempuan Indonesia.

Ketua DPR periode 2019-2024 Puan Maharani (kanan) mengacungkan palu disaksikan Wakil Ketua M Aziz Syamsuddin (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri), Rahmad Gobel (ketiga kiri), dan Muhaimin Iskandar (keempat kiri) usai pelantikan dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT Ketua DPR periode 2019-2024 Puan Maharani (kanan) mengacungkan palu disaksikan Wakil Ketua M Aziz Syamsuddin (kiri), Sufmi Dasco Ahmad (kedua kiri), Rahmad Gobel (ketiga kiri), dan Muhaimin Iskandar (keempat kiri) usai pelantikan dalam Rapat Paripurna ke-2 Masa Persidangan I Tahun 2019-2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (1/10/2019). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/ama.
“Bahwa sekat-sekat yang membatasi perempuan untuk punya jabatan tinggi di Republik (Indonesia) sudah tak ada,” ujar dia.

Siapa pun, lanjut Puan, bisa berkarya dan menjadi apa saja asal mau berjuang, bekerja keras, dan berusaha.

Puan tak menampik, capaiannya saat ini tak lepas pula dari “karpet merah” dari trah keluarga.

Baca juga: Cerita Puan Maharani dan Muhadjir Effendy tentang Patung Soekarno di Meksiko...

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X