Diklaim PKS Dukung Pansus Jiwasraya, Ini Tanggapan PAN

Kompas.com - 14/02/2020, 10:37 WIB
Ketua DPP Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2019). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua DPP Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PAN merespons klaim Presiden PKS Sohibul Iman yang menyatakan partai berlambang matahari putih itu mendukung pembentukan panitia khusus (Pansus) Jiwasraya.

Ketua DPP PAN Demisioner Yandri Susanto menyatakan, PAN akan menyepakati apa pun yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Namun, Yandri tidak tahu apakah klaim Sohibul tersebut sudah berdasarkan persetujuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Baca juga: Demokrat soal Pansus Jiwasraya: Mudah-mudahan Fraksi Lain Hatinya Terketuk

"Saya enggak tahu Pak Sohibul mengklaim itu apakah sudah ada kesepakatan dengan Bang Zul atau tidak," kata Yandri saat dihubungi, Jumat (14/2/2020).

"Tapi pada prinsipnya kami kalau ada kerugian negara, apalagi menyangkut kepentingan rakyat seperti Jiwasraya, intinya kami setuju," tuturnya.

Ia mengatakan Zulkifli pun tidak pernah membatasi para kader untuk menyampaikan aspirasi.

Baca juga: PKS Minta Partai Koalisi Jokowi Obyektif Melihat Kebutuhan Pansus Jiwasraya

Namun, sepanjang yang Yandri ketahui, hingga saat ini belum ada keputusan baik di fraksi DPR maupun DPP PAN terkait usul pembentukan Pansus Jiwasraya.

"Sebenarnya di PAN dibebaskan untuk memberikan dukungan atau tanda tangan atau surat pernyataan. Itu tidak masalah di PAN. Memang nanti pada akhirnya diputuskan secara resmi di tingkat fraksi atau DPP," jelasnya.

Mengenai pertemuan Sohibul dan Zulkifli, Yandri membenarkan memang ada silaturahmi di antara keduanya.

Baca juga: Sebut PAN Dukung Pansus Jiwasraya, PKS Singgung Janji Zulkifli Hasan

Ia menyebutkan pembicaraan mengenai Pansus Jiwasraya saat itu bersifat informal.

"Ya, itu kan bersifat silaturahmi informal. Saya ada di sana. Tapi kalau menurut saya tetap teman-teman bisa tanyakan ke Bang Zul," kata Yandri.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Perintahkan Bentuk Satgas Anti-Politik Uang

Jelang Pilkada 2020, Kabareskrim Perintahkan Bentuk Satgas Anti-Politik Uang

Nasional
Golkar Gelar Rapat Konsolidasi untuk Petakan Kader Potensial pada Pilkada 2020

Golkar Gelar Rapat Konsolidasi untuk Petakan Kader Potensial pada Pilkada 2020

Nasional
Arab Saudi Tangguhkan Kunjungan Umrah, Menag Minta Calon Jemaah Memahami

Arab Saudi Tangguhkan Kunjungan Umrah, Menag Minta Calon Jemaah Memahami

Nasional
Waketum Golkar Klaim Tak Bicara Mahar Politik pada Pilkada 2020

Waketum Golkar Klaim Tak Bicara Mahar Politik pada Pilkada 2020

Nasional
Desak Pansus Jiwasraya, Demokrat Ingatkan DPR Bukan Kantor Cabang Eksekutif

Desak Pansus Jiwasraya, Demokrat Ingatkan DPR Bukan Kantor Cabang Eksekutif

Nasional
Ini Usul Perludem soal Pelaksanaan Pemilu 2024 agar Tak jadi Beban Penyelenggara

Ini Usul Perludem soal Pelaksanaan Pemilu 2024 agar Tak jadi Beban Penyelenggara

Nasional
AJI Keberatan soal Surat Edaran MA Larang Wartawan Rekam Persidangan

AJI Keberatan soal Surat Edaran MA Larang Wartawan Rekam Persidangan

Nasional
KPU Akan Berikan Saran ke DPR soal Model Pemilu Serentak yang Ideal

KPU Akan Berikan Saran ke DPR soal Model Pemilu Serentak yang Ideal

Nasional
Komisi VIII: Arab Saudi Seharusnya Cukup Berpengalaman Hadapi MERS

Komisi VIII: Arab Saudi Seharusnya Cukup Berpengalaman Hadapi MERS

Nasional
KPK Soroti Perubahan Pengajuan Dana Hibah KONI, dari Rp 16 Miliar ke Rp 27 Miliar

KPK Soroti Perubahan Pengajuan Dana Hibah KONI, dari Rp 16 Miliar ke Rp 27 Miliar

Nasional
Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK: Sabar dan Ikhlas, Ibadah Jangan Ngotot

Soal Penangguhan Visa Umrah, Menko PMK: Sabar dan Ikhlas, Ibadah Jangan Ngotot

Nasional
MK Putuskan Pilpres-Pileg Serentak, Perludem: Jangan Seperti Pemilu 2019

MK Putuskan Pilpres-Pileg Serentak, Perludem: Jangan Seperti Pemilu 2019

Nasional
Nawawi Pomolango: Setengah Persoalan KPK Terjawab kalau Harun Masiku Ditangkap

Nawawi Pomolango: Setengah Persoalan KPK Terjawab kalau Harun Masiku Ditangkap

Nasional
Menlu Minta WNI yang Telanjur Tiba di Arab Saudi Diperbolehkan Umrah

Menlu Minta WNI yang Telanjur Tiba di Arab Saudi Diperbolehkan Umrah

Nasional
Indonesia Bebas Corona, Menlu Pertanyakan Penangguhan Umrah

Indonesia Bebas Corona, Menlu Pertanyakan Penangguhan Umrah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X