Zulkifli Hasan Sebut PAN Akan Rugi jika Ikuti PKS Jadi Oposisi

Kompas.com - 12/02/2020, 15:16 WIB
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan resmi menutup acara Kongres V PAN di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/HaryantipuspasariKetua Umum PAN Zulkifli Hasan resmi menutup acara Kongres V PAN di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).

KENDARI, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan mengatakan, PAN harus segera mengambil posisi strategis dalam menghadapi Pemilu 2024.

Zulkifli menyayangkan banyak kader PAN masih meributkan posisi PAN apakah menjadi pihak oposisi atau tidak, padahal Pemilu 2019 sudah lama berlalu.

"Positioning itu penting untuk menghadapi tantangan yang berat, 2024 itu tidak mudah. Kita kemarin masih ribut soal oposisi, tidak oposisi, itu yang saya tidak setuju," kata Zulkifli dalam pidatonya di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Tutup Kongres V PAN, Zulkifli Minta Maaf pada Amien Rais

Zulkifli menyatakan, PAN tak ingin partainya mengikuti tagline Partai Keadilan Sejahtera ( PKS) yang dengan lantang menyatakan sikap sebagai oposisi.

Sebab, jika mengikuti langkah PKS tersebut, maka akan merugikan PAN.

"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh teman kita, partai itu (PKS), akan sangat merugikan kita. Kalau kita bergerak ke kanan, ke kanan sekali kita kalah, kalah kita," ujar Wakil Ketua MPR ini.

Zulkifli juga mengatakan, untuk memperbaiki posisi di Pemilu 2024, PAN harus menjalin hubungan baik dengan partai mana pun.

Baca juga: Zulkifli Terpilih Jadi Ketum, Waketum: PAN Modern, Sudah Lepas dari Dominasi Amien Rais

Selain itu, ia mengatakan, akan mempertahankan PAN sebagai partai religius dan nasionalis.

"Saya katakan kita harus meluruskan kembali pan sesuai cita-cita awal yaitu partai miniatur Indonesia," ucap Zulkifli Hasan.

"(PAN) partai yang moderat, Islam rahmatan lil alamin, perjuangan untuk seluruh kalangan, oleh karena itu, disebut dengan nasionalis religius," tuturnya.

Baca juga: Perjalanan Zulkifli Hasan Pertahankan Posisi Ketua Umum PAN 2 Periode

Adapun Kongres V PAN resmi ditutup pada Rabu (12/2/2020) di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Zulkifli kembali menjabat sebagai Ketua Umum PAN periode 2020-2025 setelah menyingkirkan Mulfachri Harahap dan Dradjad Wibowo.

Selain itu, Hatta Rajasa ditunjuk sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) PAN.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X